Kampung Panca Tertib Basen Tingkatkan Kerukunan Bersama

Jumat 10/08/2018 09:30 WIB   Kegiatan  

Warga Kampung Basen Kelurahan Purbayan Kecamatan Kotagede mendeklarasikan Kampung Basen sebagai Kampung Panca Tertib. Mereka berkomitmen mewujudkan Kampung Basen sebagai kampung tertib lingkungan, tertib sosial, dan tertib usaha pondokan. Warga ingin mewujudkan Kampung Basen yang bersih, hijau, sehat, tertib, aman dan nyaman, serta mewujudkan semangat gotong royong, kerukunan, kebersamaan dan toleransi antar warga. Mereka juga mau mengoptimalkan jam belajar masyarakat dan mewujudkan tertib penyelenggaraan pondokan.

Deklarasi Kampung Basen sebagai Kampung Panca Tertib dilakukan di RW 04, Minggu, (29/4) dimeriahkan dengan acara jalan sehat. Wakil Walikota Yogyakarta dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta juga turut hadir dan menandatangani berita acara.

Wakil Walikota Heroe Poerwadi mengatakan tekad warga masyarakat Basen menjadikan kampungnya sebagai kampung yang tertib dengan ditandai penandatanganan deklarasi kampung Panca Tertib patut mendapat apresiasi. Semua warga memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungannya agar tetap tertib dari segala aspek. Kehidupan sosial bermasyarakat bisa tertib, saling tolong menolong, rukun, serta memiliki lingkungan tertata rapi merupakan kunci kebersamaan dalam sebuah lembaga dalam hal ini Rukun Warga.

Mengawali kampung Panca Tertib itu Wawali berharap seluruh warga ikut serta bersama-sama menentukan kira kira kelurahannya akan dibawa ke mana dan mau dijadikan apa. “Dengan demikian semua alokasi anggaran akan menuju ke arah sana. Peran LPMK diharapkan bisa mendorong arah dan kebijakan kelurahan hingga tahun 2022 nanti. Sampai tahun 2022 kelurahan itu dibawa kemana dan mau jadi apa,” ujar Wawali.

Dikatakan, LPMK kelurahan Purbayan tahun 2018 ini mendapat dana stimulan sebesar Rp. 110 juta dan Rukun Warga (RW) mendapatkan anggaran stimulan sebesar Rp 10 juta. Jumlah RW di kelurahan Purbayan ada 14. “Kalau dijadikan satu berarti kurang lebih Rp 250 juta per tahun. Saya bayangkan selama setahun Rp 250 juta, berarti selama empat tahun ada 1 Miliar. Saya rasa sangat cukup untuk fokus membuat kegiatan menjadi berarti dan bermanfaat bagi warga,” tambah Heroe.

Wawali juga berharap dengan Kampung Panca Tertib tersebut nantinya bisa mendorong kelurahan Purbayan yang maju, bermafaat, dan bisa menyejahterakan masyarakatnya.

Semantara itu, Wahyono Iriandi Ketua RW04 Kelurahan Purbayan mengatakan kesadaran masyarakat untuk tertib dalam kehidupan sosial bermasyarakat di wilayahnya sudah baik namun perlu ditingkatkan lagi. Dirinya selaku ketua RW juga sudah melakukan sosialisasi, memberi tahu masyarakat tentang pentingnya bersih dan tertib lingkungan. Namun diakui masih ada satu dua warga melanggarnya.

“Ada yang sering kucing-kucingan memanfaatkan SAH untuk membuang limbah. Walaupun dari RW sudah menerapkan sanksi pertama teguran surat, ternyata masih dilakukan maka akan diberi sanksi dengan tidak memberikan rekomendasi surat apapun dalam kurun waktu tertentu kepada keluarga itu, ya semacam sanksi administrasi,” terangnya.

Menurut Wahyono di wilayahnya terdapat sekitar 50 usaha pondokan yang dikontrak musiman baik mahasiswa maupun keluarga. Dari jumlah itu ada sekitar 10 hinga 15 rumah yang dibuat khusus untuk indekost.

 Dijelaskan masalah pelanggaran warga sudah memiliki aturan yang telah disepakati termasuk aturan tentang sanksi pelanggaran masalah pondokan. “Sudah ada kesepakatan dan dianggap sebagai sebuah aturan bahwa setiap orang yang akan indekost harus menunjukkan surat identitas diri dan kalau yang sudah berkeluarga harus dapat menunjukkan foto copy akte nikah, serta bisa mengikuti kegiatan masyarakat di kampung sini,”terang Wahyono.

Meskipun sudah ada kesepakatan Wahyono mengaku masih ada warga pendatang khususnya mahasiswa yang masih kurang bergaul dengan masyarakat sekitanya. Dengan dideklarasikan kampung Panca Tertib, Wahyono akan terus menjalin komunikasi dengan Kamtibmas dan juga para pengurus RT serta Pekerti untuk mengajak para mahasiswa dan warga pendatang lainnya untuk berbaur dan terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. (Mix)                                                                                                                                                                                                                                    

Komentar