Jenjang Karir dan Kinerja Pustakawan dibahas dalam Diskusi Komunitas Pustakawan di Perpuskota
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Jenjang Karir dan Kinerja Pustakawan dibahas dalam Diskusi Komunitas Pustakawan di Perpuskota
Angka kredit adalah angka yang diberikan berdasarkan penilaian yang telah dicapai oleh seorang pustakawan dalam mengerjakan butir-butir kegiatan yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan pangkat/jabatan Pengumpulan angka kredit yang dipersyaratkan bagi pejabat fungsional pustakawan tidak hanya sekedar menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memenuhi syarat angka kredit untuk kenaikan pangkat atau jabatan, tetapi sekaligus indikator yang menunjukkan prestasi kerja yang baik. Dalam kenyataannya, pustakawan seringkali terlalu sibuk dengan dirinya sendiri, kenaikan pangkatnya, dan urusan jenjang kariernya, yang tidak berbanding lurus dengan kinerja mereka dalam memberikan pelayanan kepada pemustaka. Lalu, sejauh mana profesionalisme pustakawan dibutuhkan dalam sebuah institusi, dan apakah pustakawan dapat berkembang kariernya dengan lebih baik? Sabtu, 20 Oktober 2012 pukul 09.00-11.30 WIB, Perpustakaan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Diskusi Komunitas Pustakawan bertema KINERJA PUSTAKAWAN BERBASIS ANGKA KREDIT/SK MENPAN 132/2002.. Kegiatan ini berupa diskusi interaktif mengenai permasalahan riil dalam kinerja pustakawan beserta solusinya, dengan menghadirkan narasumber Drs. Budiyono, SIP (pustakawan BPAD Provinsi DIY) dan A. Tri Susiati, S.Kom., MA., (pustakawan UAJY), serta pembahas Dra. Sri Rohyanti Zulaikha, S.Ag., SS., M.Si. (UIN SUKA Yogyakarta). Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 pustakawan perpustakaan kabupaten/kota dan perguruan tinggi se-DIY. Dengan kegiatan diskusi ini, diharapkan pustakawan dapat menemukan wawasan baru tentang kinerja pustakawan yang sejalan dengan jenjang karier yang ada.
Seminar Regional Akses dan Ketersebaran Sumber-Sumber Informasi: Mengkaji Peran TBM dalam Lingkungan Media Sosial
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Seminar Regional Akses dan Ketersebaran Sumber-Sumber Informasi: Mengkaji Peran TBM dalam Lingkungan Media Sosial
Kehadiran media sosial seperti Facebook, Twitter, Friendster atau Google+ semakin terus digandrungi  berbagai lapisan masyarakat. Bukan saja orang muda, orang dewasa antara usia 25-60 tahun juga berpartisipasi dalam kegiatan media sosial itu. Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seolah-olah bisa memiliki media sendiri. Tidak ada lagi batas antara masyarakat kota dan masyarakat pinggiran atau desa dalam penggunaan teknologi komunikasi yang memungkinkan media sosial berkembang dengan sangat cepat.Lantas, bagaimanakah peran Taman Bacaan Masyarakat, sering disingkat TBM, dalam lingkungan masyarakat yang pemanfaatan media sosialnya sudah sangat baik? Sebelum sampai kepada pertanyaan ini, pertanyaan lain yang perlu diajukan adalah kepada masyarakat seperti apakah  TBM itu disediakan? Mengingat batas-batas antara masyarakat perkotaan dan pedesaan mulai semakin kabur dalam hal pemanfaatan media sosial, bagaimanakah peran yang harus dilakukan TBM agar sumber-sumber informasi (buku, majalah, surat kabar dan lainnya) yang dimiliki dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat di sekitarnya dan tersebar dalam jangkauan yang lebih luas? Menjawab hal tersebut, Perpustakaan Kota Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Regional bertajuk “Akses dan Ketersebaran Sumber-Sumber Informasi: Mengkaji Peran TBM dalam Lingkungan Media Sosial”. Seminar  diselenggarakan pada hari Selasa, 2 Oktober 2012  pukul 08.00 sd. 12.00 di Ruang Utama Atas, Kompleks Balaikota Yogyakarta, dengan narasumber 1. Dra. Rr. Titik Sulastri (Sekda Kota Yogyakarta, mewakili Walikota Yogyakarta), 2.Dra. Pontjosiwi Warsikengsih (Asisten Administrasi Umum – Setda Kota Yogyakarta), 3.Prof. Dr. Suyanto (Direktur STMIK AMIKOM Yogyakarta), dan 4.Rubi Utami Varalin, ST. (Pendiri dan Penggerak TBM “Rumah Asa-Q”, Juara II Nasional Jambore PTK-PNF tahun 2011). Sekitar 200 peserta hadir dari berbagai wilayah di Jawa-Bali, terdiri dari para pustakawan, penggerak TBM, lurah dan camat se-Kota Yogyakarta, serta masyarakat umum. Kontribusi seminar berupa buku bekas yang masih layak digunakan dan dibaca masyarakat umum sebanyak  minimal 5 (lima) judul untuk disumbangkan pada Bank Buku – Perpustakaan Kota Yogyakarta.   
Memperingati Hari Kunjung Perpustakaan, PerpusKota menyelenggarakan Malam Apresiasi Perpustakaan
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Memperingati Hari Kunjung Perpustakaan, PerpusKota menyelenggarakan Malam Apresiasi Perpustakaan
Tidak banyak masyarakat yang mengetahui tanggal 14 September adalah Hari Kunjung Perpustakaan. Dalam rangka mengenalkan pada masyarakat akan Hari Kunjung Perpustakaan juga sebagai bahan refleksi dan renungan bagi para masyarakat perpustakaan, pada tanggal 15 September 2012 Perpustakaan Kota menyelenggarakan Malam Apresiasi Perpustakaan dengan mengambil tema "Membumikan Perpustakaan ditengah  Masyarakat Modern.  Kegiatan dibuka dengan penampilan Anklung oleh Ibu-Ibu Lansia dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kartini Catir Warga, asuhan Ibu Titik Susilowati, S.E. Acara dilanjutkan dengan talkshow dengan pembicara Sofyan Riyanto (Pustakawan UNY) dan Revianto Budi S, M.Arch, pemerhati perpustakaan. Dalam talkshow tersebut dibahas tentang bagaimana perpustakaan dan para pustakawan harus menyikapi di era perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Pada acara ini juga dibagikan hadiah berupa trophy, sertifikat dan uang pembinaan pada para pemenang Lomba Penulisan Cerpen Anak, kategori Umum dan Kategori Anak, juga Lomba Majalah Dinding (Mading) Online bagi TBM di wilayah Kota Yogyakarta.
Pertemuan Forum Komunikasi Perpustakaan Kab/Kota se-DIY Diwarnai Perkenalan sekaligus Pamitan Pejabat
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Pertemuan Forum Komunikasi Perpustakaan Kab/Kota se-DIY Diwarnai Perkenalan sekaligus Pamitan Pejabat
Pertemuan Forum Komunikasi (FORKOM) Perpustakaan Kabupaten/Kota se-DIY yang diselenggarakan Selasa kemaren (18 September 2012) diwarnai perkenalan pejabat baru dan pamitan pejabat yang sudah memasuki masa purna tugas dilingkungan BPAD Prop. DIY dan Kantor Perpustakaan Daerah di wilayah DI Yogyakarta. Pertemuan FORKOM merupakan kegiatan yang secara rutin dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi antar instansi perpustakaan dan juga sebagai wadah untuk bertukar informasi dan pikiran dalam rangka pengembangan perpustakaan umum.
PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MAJALAH DINDING ONLINE dalam rangka BULAN BUKU JOGJA TAHUN 2012
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MAJALAH DINDING ONLINE dalam rangka BULAN BUKU JOGJA TAHUN 2012
Berdasarkan  pokok-pokok pelaksanaan Lomba Mading Online dalam rangka Bulan Buku Jogja Tahun 2012, Tim Yuri memilih 3 juara. Adapun daftar nama juara lomba ini dapat di-download disini. Selanjutnya penyerahan hadiah, trophy, dan sertifikat pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012 pukul 19.00 WIB dalam rangkaian acara Festival Literasi II (Malam Apresiasi Perpustakaan) Bulan Buku Jogja Tahun 2012 di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Adapun undangan dapat diambil di bagian layanan Perpustakaan Kota Yogyakarta. Demikian, atas perhatian dan partisipasinya diucapkan terima kasih.
PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS CERPEN ANAK dalam rangka BULAN BUKU JOGJA TAHUN 2012
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS CERPEN ANAK dalam rangka BULAN BUKU JOGJA TAHUN 2012
Berdasarkan pokok-pokok pelaksanaan Lomba Menulis Cerpen Anak dalam rangka Bulan Buku Jogja Tahun 2012, Tim Yuri memilih 5 juara kategori umum dan 5 juara kategori anak-anak. Adapun daftar nama juara lomba ini dapat di-download disini.Selanjutnya penyerahan hadiah, trophy, dan sertifikat pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012 pukul 19.00 WIB dalam rangkaian acara Festival Literasi II (Malam Apresiasi Perpustakaan) Bulan Buku Jogja Tahun 2012 di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Adapun undangan dapat diambil di bagian layanan Perpustakaan Kota Yogyakarta.
PERPUSTAKAAN  KOTA  YOGYAKARTA  KEMBALI  BUKA  LAYANAN:  Setelah Berbenah Melalui Kegiatan Stock Opname
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
PERPUSTAKAAN KOTA YOGYAKARTA KEMBALI BUKA LAYANAN: Setelah Berbenah Melalui Kegiatan Stock Opname
Perpustakaan Kota Yogyakarta sebagai penyedia informasi mendukung program pemerintah dalam mengembangkan kesadaran dan budaya membaca senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan yang baik dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan ketersediaan koleksi yang up to date, lengkap, tertata rapi, mudah ditemukan dengan cepat dan tepat serta administrasi yang baik. Guna penataan kembali baik koleksi maupun administrasinya dibutuhkan suatu program kegiatan yang disebut stock opname. Stock opname merupakan suatu program penyiangan koleksi yang meliputi kegiatan mengidentifikasi, memilih, dan mengeluarkan koleksi dari jajaran serta penataan kembali koleksi. Dalam kegiatan ini dilakukan pengecekan keadaan/kondisi riil koleksi dan keberadaannya serta perbaikan administrasi dan database-nya. Dalam kegiatan Stock Opname yang telah dialakukan mulai tanggal 06 hingga 29 Agustus 2012, dihasilkan data terdapat 1.388 eksemplar buku atau 5,15 % dari total 26.969 eksemplar koleksi yang belum diketahui keberadaannya. Sementara juga ditemukan ada 1.026 eksemplar koleksi atau 3,80 % dari total koleksi masih dipinjam pemustaka/masyarakat dengan rentang pinjam antara 19 hingga 486 hari dan masuk dalam daftar keterlambatan pengembalian. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi informasi melalui buku koleksi perpustakaan di masyarakat cukup tinggi. Dengan keberadaan sebuah perpustakaan, tak ada istilah “mahal” untuk sebuah buku/informasi, karena dengan satu buah buku pun dapat dibaca oleh 1.000 orang. Dengan banyaknya buku yang masih dipinjam pemustaka, menunjukkan kesadaran akan minat baca masyarakat sebenarnya cukup tinggi, namun diharapkan juga kesadaran masyarakat untuk dapat mengembalikan koleksi buku-buku tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemustaka lain yang membutuhkan yang pada akhirnya peredaran buku dan informasi di masyarakat dapat terdistribusi secara “sehat” dan merata. Diharapkan hasil dari kegiatan stock opname ini akan lebih meningkatkan pelayanan perpustakaan dengan menyediakan koleksi yang berkualitas, mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat, up to date dan tertata rapi, sehingga pemustaka akan nyaman dalam memanfaatkannya.  
Diskusi dan Bukber anak Jalanan di PerpusKota
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Diskusi dan Bukber anak Jalanan di PerpusKota
Perpustakaan Kota Yogyakarta pada hari Sabtu, 4 Agustus 2012 menyelenggarakan kegiatan diskusi komunitas bagi anak jalanan. Diskusi interaktif ini dilaksanakan di halaman Perpus Kota Yogyakarta. Hadir sebagai pembicara adalah Drs. Sumpeno M.Sn (Akademisi dan seniman dari ISI Yogyakarta) serta Iwan Kuruntu, seorang Penggiat Seni Jalanan Teater Tantra serta dipandu Ginanjar Wilujeng dari TBM Rumah Terampil. Kegiatan ini merupakan kerjasama Perpustakaan Kota Yogyakarta dengan TBM Rumah Terampil  Yogyakarta dengan melibatkan anak jalanan sebagai pesertanya. Diskusi ini dikemas secara menarik, diawali dengan unjuk kreasi seni masing-masing komunitas anak jalanan, dilanjutkan dengan membahas berbagai upaya untuk dapat mengapresiasi potensi mereka menjadi sebuah prestasi yang bisa dinikmati masyarakat luas. Kegiatan ini diakhiri dengan buka bersama (bukber) anak jalanan. Diskusi komunitas ini mengambil tema “Menggapai Mimpi melalui Seni”. Dra Sri Sulastri, Kepala Kantor ARPUSDA berharap melalui diskusi ini dapat dicari titik temu antara potensi yang dimiliki oleh anak jalanan serta langkah apakah yang harus dilakukan oleh mereka dalam menggapai mimpi tersebut. Ditambahkan bahwa kedepannya perpustakaan Kota Yogyakarta diupayakan mampu menjadi salah satu tempat bagi segenap komunitas masyarakat untuk duduk bersama mencari solusi berbagai permasalahan yang terjadi serta sekaligus dapat memanfaatkan buku-buku yang ada sebagai bahan rujukan. Diskusi komunitas diselenggarakan sebagai upaya mendekatkan  fungsi perpustakaan dengan berbagai komunitas yang ada wilayah Kota Yogyakarta, mengingat perpustakaan umum harus selalu menyatu dengan segenap lapisan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan amanat undang-undang bahwa perpustakaan umum disediakan bagi pemenuhan kebutuhan pembelajaran sepanjang hayat segenap bagi masyarakat tanpa terkecuali.
PerpusKota Laksanakan Stock Opname Koleksi Bahan Pustaka
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
PerpusKota Laksanakan Stock Opname Koleksi Bahan Pustaka
Perpustakaan Kota Yogyakarta sebagai penyedia informasi mendukung program pemerintah dalam mengembangkan kesadaran dan budaya membaca. Pengembangan budaya membaca masyarakat dilakukan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan yang baik dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan ketersediaan koleksi yang up to date, lengkap, tertata rapi, mudah ditemukan dengan cepat dan tepat serta administrasi yang baik. Guna penataan kembali baik koleksi maupun administrasinya dibutuhkan suatu program kegiatan stock opname. Stock opname merupakan suatu program penyiangan koleksi yang meliputi kegiatan mengidentifikasi, memilih, dan mengeluarkan koleksi dari jajaran serta penataan kembali koleksi. Dalam kegiatan ini dilakukan pengecekan keadaan/kondisi riil koleksi dan keberadaannya serta perbaikan administrasi dan database-nya. Hasil dari kegiatan stock opname akan diketahui berapa jumlah koleksi yang hilang, koleksi yang sekiranya banyak diminati masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengadaan dan penyediaan koleksi sesuai yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan stock opname merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Perpustakaan Kota Yogyakarta yang beralamat di Jl. Suroto No. 09, Kotabaru Yogyakarta. Pada tahun ini, Stock opname dilaksanakan mulai tanggal 06 hingga 29 Agustus 2012. Selama kegiatan stock opname, perpustakaan tidak membuka layanan terlebih dahulu. Tanggal 30 Agustus 2012, layanan perpustakaan kembali dibuka untuk masyarakat. Diharapkan hasil dari kegiatan stock opname ini akan lebih meningkatkan kinerja perpustakaan dalam melayani masyarakat dengan menyediakan koleksi yang berkualitas, mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat, up to date dan tertata rapi, sehingga pemustaka akan nyaman dalam memanfaatkannya.  (ratrie).
KOTA YOGYAKARTA KEMBALI MEWAKILI PROP. DIY MENGIKUTI LOMBA BERCERITA SISWA SD/MI TINGKAT NASIONAL
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
KOTA YOGYAKARTA KEMBALI MEWAKILI PROP. DIY MENGIKUTI LOMBA BERCERITA SISWA SD/MI TINGKAT NASIONAL
Salsabilia Amiyard Siwi, siswa dari SD Muhammadiyah Tegalrejo, mewakili Kota Yogyakarta, berhasil meraih Juara I dalam Final Lomba Bercerita Siswa SD/MI yang diselenggarakan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi D.I.Y di Hotel Cakra Kusuma, Kamis, tanggal 19 Juli 2012. Dalam lomba yang bertema menumbuhkan Kegemaran dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal dalam Upaya Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa ini, Salsa berhasil meraih nilai tertinggi diantara lima finalis dan menyisihkan sepuluh peserta lomba. Kiai Jegot dipilih Salsa sebagai judul cerita pada babak final dan Raksasa Penjaga Gunung Merapi, judul cerita yang mengantarkan Salsa sebagai salah satu finalis lomba pada babak penyisihan yang diselenggarakan di Rumah Belajar Modern, Sewon Bantul, tanggal 12 Juli 2012. Kemampuan dalam bercerita dan kecakapan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan Juri Lomba Bercerita, didukung kegemaran Salsa membaca buku dan menulis cerita memberikan kontribusi nilai lebih bagi Salsa. Sebelumnya, Salsa berhasil menjuarai lomba Bercerita di tingkat Kota Yogyakarta, untuk kategori putri beserta Ade Richard A, dari SD Muhammadiyah Sagan , untuk kategori putra. Kedua pemenang lomba tersebut kemudian dikirim untuk mengikuti lomba sejenis di tingkat Propinsi D.I.Y, sebagai wakil dari Perpustakaan Kota Yogyakarta. Selanjutnya, Pada bulan September 2012 mendatang, Salsa akan mewakili Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam lomba serupa di tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI di jakarta. Diharapkan dengan adanya lomba ini, tidak hanya mencetak prestasi, namun juga menumbuhkan minat dan kegemaran membaca siswa serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Kantor Arpusda Kembali Menyalurkan Dana Bantuan Sosial bagi TBM untuk Tahun Anggaran 2013
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Kantor Arpusda Kembali Menyalurkan Dana Bantuan Sosial bagi TBM untuk Tahun Anggaran 2013
Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan mengamanatkan bahwa dalam rangka pencerdasan kehidupan bangsa, perlu ditumbuhkan kebudayaan gemar membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi yang berupa karya tulis, karya cetak, dan atau karya rekam. Pasal 49 undang-undang ini juga menyebutkan bahwa Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Masyarakat mendorong tumbuhnya Taman Bacaan Masyarakat dan Rumah Baca untuk menunjang pembudayaan kegemaran membaca. Kehadiran TBM yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat diharapkan dapat “mempercepat” pengembangan budaya baca masyarakat Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan. Namun dalam pengelolaannya, masih banyak kendala dan hambatan yang dihadapi oleh masyarakat. Kendala tersebut antara lain berupa kurangnya koleksi bahan pustaka, sarana/prasarana pendukung, biaya untuk  promosi pengembangan minat baca masyarakat, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pembinaan, pendampingan, serta dukungan dari pemerintah masih sangat diperlukan. Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan TBM yang bermuara pada peningkatan minat baca masyarakat tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta, melalui Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah memberikan dana bantuan sosial kepada sejumlah TBM di wilayah Kota Yogyakarta. Dana bantuan sosial untuk tahun anggaran 2013 tersebut dapat diperoleh dengan mengajukan proposal kepada Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta, selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2012. Adapun syarat dan ketentuan pengajuan dana bantuan sosial tersebut dapat dilihat pada buku Pedoman  Pengajuan Dana Bantuan Sosial bagi Taman Bacaan Masyarakat di Wilayah Kota Yogyakarta Tahun 2013, atau dapat didownload disini.
Memperingati Bulan Buku Jogja 2012,  Perpuskota Selenggarakan Gebyar TBM di Kecamatan-kecamatan
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Memperingati Bulan Buku Jogja 2012, Perpuskota Selenggarakan Gebyar TBM di Kecamatan-kecamatan
Gebyar TBM telah dilaksanakan serentak antara tanggal 14-15 Juli 2012 di kecamatan-kecamatan di wilayah Kota Yogyakarta. Gebyar TBM merupakan salah satu dari sekian banyak rangkaian kegiatan peringatan Bulan Buku Jogja 2012. Adapun bentuk kegiatannya bermacam-macam, sesuai kreativitas dan inovasi masing-masing pengurus FTBM Kecamatan. Sebagai contoh, di Kecamatan Gondokusuman diadakan Lomba Mewarnai Huruf, Lomba Membaca Cerita, Bazaar, dan Pameran Stand TBM. Di Kecamatan Pakualaman diadakan Lomba Mewarnai, Lomba Menulis Sinopsis, Lomba Membaca Dongeng, Pentas Seni Angklung, Tarian Anak-anak, dan Dongeng Anak oleh FAAI (Forum Aku Anak Indonesia). Lain lagi di Kecamatan Mergangsan, kegiatan yang digelar berupa pesta es krim anak-anak dan orasi gemar membaca oleh anak-anak mantan juara Pildacil. Sementara di Kecamatan Umbulharjo diadakan bedah buku dan diskusi Mengupas Puasa ditinjau dari Segi Kesehatan dan Agama. Mengangkat tema Yuuk...ke TBM, Bulan Buku Jogja tahun 2012 ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat masyarakat Kota Yogyakarta dalam mengelola dan memanfaatkan Taman Bacaan Masyarakat, serta mengajak semua lapisan masyarakat untuk lebih mengenal Taman Bacaan Masyarakat di lingkungannya, yang pada akhirnya dapat berperan serta dalam pengembangan TBM dalam rangka mengembangkan budaya literasi masyarakat. Yuuk...ke TBM, demi pendidikan untuk semua dan demi belajar sepanjang hayat.
Lomba Majalah Dinding (Mading) Online
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Lomba Majalah Dinding (Mading) Online
Lomba desain majalah dinding (Mading) Online BBJ 2012 merupakan ajang mendesain dan mengimplementasikan ide, kreatifitas untuk mengembangkan dan menginformaskan TBM lewat media online. Pada Lomba Desain Mading Online ke-1 tahun 2012, fokus yang akan ditampilkan adalah “Mading Online TBM, Media Pembelajaran Yang Menyenangkan”. Tujuan lomba ini adalah untuk memasyarakatkan keberadaan TBM di Yogyakarta ke Indonesia, serta menjadikan pelaku dan aktifis TBM mahir memanfaatkan dan membangun majalah dinding berbasis web Pokok-pokok Penyelenggaraan Lomba: Lomba dilaksanakan berdasarkan penilaian terhadap dokumen perancangan mading dan hasil implementasi. Tim peserta yang berminat mengikuti Lomba Desain Mading Online BBJ 2012 dapat menempatkan mading di domain-domain gratis, dengan dibatasi per-kelurahan diwakili oleh 1 TBM. Tim Peserta mengirimkan proposal dan alamat madingnya ke sekretariat Bulan Buku Jogja 2012 Jadwal Seleksi lomba:  Tahap Lomba Waktu (tahun 2012) Pendaftaran : 25 Juni – 7 Juli Pengiriman proposal : 25 Juni – 7 Juli Upload prototype mading online di server : 7 Juli – 31 Agustus Penilaian : 1 – 5 September Pengumuman Pemenang : 15 September (tentative)   Tim Peserta dapat meng-upload prototypenya ke server free webhosting pada tanggal 7 Juli – 31 Agustus 2012. Pada tahapan ini akan dinilai oleh 3 orang Penilai mulai tgl. 1 – 5 September dan akan diumumkan pada tanggal 15 September 2012. Dari penjurian akan ditentukan tiga tim peserta terbaik sebagai Pemenang I, II, dan III Lomba Desain Mading Online BBJ 2012 yang akan diumumkan pada Festifal Literasi Penutupan Bulan Buku Jogja tanggal 15 September 2012 Karya memiliki kesesuaian pada lingkup topik TBM. Karya belum pernah dipublikasikan dan dikompetisikan dalam kontes lain Persyaratan peserta Lomba Desain Mading Online BBJ 2012 adalah sebagai berikut: Peserta Lomba Desain Mading Online BBJ 2012 adalah tim kontestan yang merupakan perwakilan dari satu TBM setiap kelurahan. Jumlah anggota tim kontestan beserta ketua tim maksimal 3 orang. Dalam tim kontestan terdapat pembagian tugas yang jelas untuk semua anggota, sesuai dengan keahliannya. Juara 1             : Uang pembinaan Rp. 1.250.000 dan tropy kejuaraan Juara 2             : Uang pembinaan Rp. 750.000 dan tropy kejuaraan Juara 3             : Uang pembinaan Rp. 500.000 dan tropy kejuaraan  Sekretariat: Perpustakaan Kota Yogyakarta – Jalan Suroto No. 9 Yogyakarta, Telp. (0274)511314 Email: perpus_jogja@yahoo.co.id;  kap@jogjakota.go.id
Gebyar Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
Gebyar Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
Bulan Buku Jogja yang digelar Perpustakaan Kota tahun 2012 ini mengangkat tema “Yuuk...ke TBM”, dengan harapan dapat membangkitkan kembali semangat masyarakat Kota Yogyakarta dalam mengelola dan memanfaatkan Taman Bacaan Masyarakat.  Salah satu agenda kegiatan Bulan Buku Jogja 2012 ini bertajuk Gebyar Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Kegiatan ini berupa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di masing-masing kecamatan dengan pelaksana Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) tingkat Kecamatan. Tujuan kegiatan ini adalah mengajak semua lapisan masyarakat untuk lebih mengenal Taman Bacaan Masyarakat di lingkungannya, yang pada akhirnya dapat berperan serta dalam pengembangan TBM dalam rangka mengembangkan budaya literasi masyarakat.   Adapun pokok-pokok penyelenggaraan kegiatan ini adalah sbb: Pelaksana kegiatan adalah Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) tingkat Kecamatan. Pelaksanaan kegiatan diserahkan pada masing-masing Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kecamatan dibawah koordinasi FTBM Kota Yogyakarta dan Panitia Bulan Buku Jogja 2012. Panitia Bulan Buku Jogja 2012 memberikan satu buah spanduk kegiatan. Panitia Bulan Buku Jogja 2012 memberikan bantuan dana sebesar Rp.1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) untuk masing-masing FTBM Kecamatan. FTBM Kecamatan diperbolehkan menggalang dana masyarakat maupun mencari sponsor untuk pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan: Pelaksanaan kegiatan diharapkan serentak di setiap kecamatan se-Kota Yogyakarta Kegiatan dilaksanakan antara tanggal 14 – 17 Juli 2012 Tempat kegiatan di wilayah kecamatan Lomba-lomba bertemakan minat baca Bentuk Kegiatan berupa ( Alternatif ) Lomba-lomba bertemakan minat baca Bedah buku dan diskusi Pameran dan bazaar Festival       h. Macam atau bentuk kegiatan dapat lebih dari 1 jenis.        i. Kreativitas atau inovasi pelaksana kegiatan/FTBM Kecamatan diharapakan dalam pelaksanaan kegiatan ini.        j. FTBM Kecamatan diharapkan menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan diserahkan pada Panitia Bulan Buku             Jogja 2012 (paling lambat tanggal 2 Juli 2012) sebagai persyaratan pencairan dana bantuan.  
PERPUSTAKAAN  KOTA  YOGYAKARTA  SELENGGARAKAN GLADHEN BASA JAWI BAGI LURAH
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan
PERPUSTAKAAN KOTA YOGYAKARTA SELENGGARAKAN GLADHEN BASA JAWI BAGI LURAH
Dalam rangka melestarikan bahasa Jawa guna mendukung budaya lokal Yogyakarta, Perpustakaan kota Yogyakarta, mengadakan pelatihan bahasa Jawa atau “Gladhen Basa Jawi : Tanggap Sabda lan Sabda Tama” dengan tema “Melestarikan Budaya Jawa dengan Menggunakan Bahasa Jawa secara Baik dan Benar” (Nglestantunaken Budaya Jawi Kanthi Ngginakaken Basa Jawi ingkang sae lan Leres).  Pada hari Senin, 04 Juni 2012, Pelatihan/Gladhen Basa Jawa Angkatan I yang dilaksanakan mulai tanggal 04 hingga 08 Juni 2012 telah dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Yogyakarta, Dra. Sri Sulastri pada pukul 09.00 WIB di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, Dra. Sri Sulastri menyampaikan bahwa, tujuan pelatihan ini adalah memberdayakan masyarakat untuk melestarikan bahasa jawa dalam mendukung budaya lokal Yogyakarta. Dewasa ini sering ditemui dalam berbagai acara terutama yang menggunakan bahasa Jawa ‘krama inggil’ sebagai bahasa lisan, masih banyak kesalahan dan kurang sempurna dalam pemilihan kata dan tata krama bertutur kata menggunakan bahasa Jawa yang baik dan benar. Hal tersebut banyak dijumpai dari para pemuka masyarakat, pamong masyarakat, pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah hingga masyarakat pada umumnya. Sehingga dibutuhkan suatu pelatihan yang memberikan pengertian dan pemahaman dalam menggunakan bahasa Jawa yang baik, benar, tepat dan bertata krama.  Pelatihan Gladhen Basa Jawi dengan sasaran 45 Lurah di wilayah Kota Yogyakarta dilaksanakan selama bulan Juni  yang dibagi dalam 4 (empat) angkatan dimana masing-masing angkatan sejumlah kurang lebih 15 orang peserta. Materi Pelatihan meliputi, Pranatacara/MC, pambagya harja, tanggap sabda, sabda tama, dan busana kejawen gagrag Ngayogyakarta. Adapun narasumber pelatihan adalah Drs. R. Djumeno K. Kusumo, abdidalem Kraton/Guru dan E. Suharjendro, dari Yayasan BEBANA Yogyakarta/ Dosen. Pelatihan atau Gladhen Basa Jawi  selain melestarikan atau ‘nguri-uri’ Bahasa Jawa sebagai warisan budaya Yogyakarta, juga bertujuan meningkatkan tata krama atau unggah-ungguh dan ketrampilan berbahasa Jawa yang baik dan benar(rtr).