Karangwaru Berbagi Serahkan 230 Bingkisan Lebaran untuk Warga Kurang Mampu

Tegalrejo - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penyelenggara dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan Karangwaru Berbagi #6. Menurutnya ini sebuah inisiatif sosial yang telah menjadi tradisi tahunan saat bulan Ramadan di Kelurahan Karangwaru, Tegalrejo yang sangat luar biasa. Kegiatan yang berlangsung di GOR Karangwaru pada Selasa (25/3) ini menyalurkan 230 paket bingkisan Lebaran bagi masyarakat rentan, termasuk kaum dhuafa, fakir miskin, warga kurang mampu, serta penyandang disabilitas.
“Saya sangat mengapresiasi partisipasi aktif dan keikhlasan para donatur serta masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi dengan sesama. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih mengakar kuat di Yogyakarta,” ujar Hasto Wardoyo.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyerahkan bingkisan lebaran kepada masyarakat Karangwaru
Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Menurut Wali Kota, berbagi adalah bentuk syukur atas rezeki yang dimiliki dan pengingat bahwa dalam setiap keberkahan terdapat hak orang lain yang perlu disalurkan.
“Semangat gotong royong di bulan ramadan ini sangat luar biasa, tidak ada efisiensi untuk berbagi memberikan kebaikan kepada sekitar. Saya rasa sangat penting untuk menumbuhkan semangat kepedulian kepada sesama” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menyampaikan aspirasi terkait pelayanan publik di Kota Yogyakarta. Sebagai bentuk keterbukaan dan kepedulian terhadap warga, Pemkot Yogyakarta mengadakan open house di Balai Kota setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WIB. Masyarakat diundang untuk datang dan menyampaikan keluhan, masukan, maupun harapan mereka demi perbaikan layanan di berbagai sektor.
“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun masukan terkait layanan publik. Silakan datang ke Balai Kota, kami siap mendengarkan dan mencari solusi bersama demi pelayanan yang lebih baik,” ujar Hasto Wardoyo.
Ketua Pelaksana Karangwaru Berbagi #6, Cahyo Trihastomo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama enam tahun berturut-turut di bulan Ramadan. Tahun ini, dengan tema Menebarkan Berkah, Menguatkan Ukhuwah berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 32 juta dari individu, institusi, dan perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar Karangwaru.
"Karangwaru Berbagi bukan sekadar membagikan bingkisan Lebaran, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai kebaikan, menanamkan rasa empati, serta memperkuat kebersamaan dalam masyarakat. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial," jelas Cahyo.
Melalui program ini, berkah dari para donatur, baik individu maupun perusahaan disalurkan untuk menciptakan kebahagiaan di tengah masyarakat. Karangwaru Berbagi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, menyatukan hati, dan menguatkan rasa kepedulian antar warga.
Para penerima manfaat tak dapat menyembunyikan senang dan syukur atas bantuan yang diberikan. Salah satu penerima, Jumariah, seorang lanjut usia yang harus merawat cucunya yang berkebutuhan khusus, mengungkapkan betapa besar arti bantuan ini bagi keluarganya.
“Sangat bersyukur dan terima kasih, harapannya pemerintah bisa memberikan perhatian lebih bagi kaum disabilitas,” tambahnya. (Chi)