Optimalkan Data Kelurahan untuk Pembangunan

Yogya merupakan sebuah kota yang memiliki banyak potensi karena karakter khas dari masing-masing wilayahnya. Tiap kecamatan, kelurahan, bahkan kampung memiliki keunikannya tersendiri. Kondisi itu pun harus terpetakan dalam data profil kelurahan. Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Yogya Muhammad Fauzan ST, menilai selama ini karakter unik dan potensi dari masing-masing wilayah tersebut belum dipetakan secara cermat, sehingga belum bisa dikembangkan lebih optimal. "Perlu ada kajian mendalam untuk menggali karakter khas dan potensi di tiap kelurahan. Data ini nantinya dijadikan acuan untuk pengembangan wilayah tersebut," jelasnya.

Dirinya mencontohkan melimpahnya sumber daya manusia (SDM) dengan usia produktif di suatu wilayah. Jika diketahui karakter tenaga kerjanya, maka pemerintah akan bisa menentukan jenis intervensi apa yang tepat untuk wilayah tersebut. Intervensi kebijakan pun lebih spesifik apakah berupa bantuan modal, pelatihan kerja, dukungan pemasarangan produk, pembuatan program padat karya atau bentuk lainnya. Dengan begitu maka SDM yang melimpah tersebut menjadi potensi untuk memajukan wilayah, bukan justru potensi maraknya kriminalitas akibat banyaknya pengangguran. "Akibat intervensi pemerintah yang tidak tepat, potensi yang sebetulnya bisa memajukan wilayah justru menjadi sebaliknya," imbuhnya.

Fauzan yang menjabat Wakil Ketua Komisi A ini pun berharap agar jangan sampai karena tidak adanya data yg cukup maka pembangunan yang dilakukan menjadi tidak tepat sasaran. Bahkan yang sebenarnya potensi wilayah, karena tidak dikenali justru menjadi ancaman bagi wilayah tersebut. "Data profil yang ada sekarang masih kurang mendalam. Belum cukup untuk menggambarkan potensi wilayah," tandasnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pun seharusnya betul-betul mengacu data wilayah yang valid. Proyek ungkitan di suatu wilayah tertentu belum tentu cocok untuk wilayah yang lain karena karakter yang berbeda. Sehingga dengan adanya data profil kelurahan yang mendalam dan mudah dibaca ini, harapannya dana pembangunan akan lebih efektif dan efisien. Intervensi pembangunan yang dilakukan pemerintah di wilayah akan betul-betul mendongkrak atau menjadi ungkitan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. "Ke depan data profil ini selain bisa diakses untuk acuan pembangunan juga bisa menjadi bahan promosi wilayah," katanya. (dhi/ast)