WORKSHOP KOMISI DAERAH LANJUT USIA KOTA YOGYAKARTA  TAHUN 2019

Pada hari Senin, tanggal 12 Agustus 2019 bertempat di Ruang Bima Komplek Balaikota Yogyakarta, Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar Workshop Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Optimalisasi Pelayanan terhadap Lanjut Usia, sebagai  Implementasi terbitnya Peraturan Walikota Nomor 38 Tahun 2019. Dinas Sosial mengundang Dinas Sosial DIY, OPD terkait di Pemerintah Kota Yogyakarta, Camat se Kota Yogyakarta, Lurah se Kota Yogyakarta, Komisi Daerah Lanjut Usia DIY, Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta, Komisi Lanjut Usia Kecamatan se Kota Yogyakarta, Komisi Lanjut Usia Kelurahan se Kota Yogyakarta, Akademisi, IPSM Kota Yogyakarta, Foperham, dan Survey Meter sebagai peserta workshop.

Tujuan diselenggarakannya workshop ini yaitu untuk membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, lembaga sosial serta dunia usaha untuk peduli terhadap lansia, memenuhi hak hak lansia dan peningkatkan  pelayanan lansia dengan mengedepankan nilai budaya “Mikul Dhuwur Mendhem Jero”, Koordinasi dan sinergisitas pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta lembaga-lembaga sosial dalam persiapan penyusunan program untuk merintis menuju Kota Yogyakarta  Ramah lansia , Mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk mengimplementasikan Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 38 Tahun 2019 dengan efektif dan tepat sasaran, serta mewujudkan Kota Yogyakarta yang ramah lansia.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 sampai 13.00 WIB ini dibuka oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Bapak Drs. Irianto Edi Purnomo, M.Si  dan diisi oleh 3 narasumber dari berbagai lembaga. Ketiga narasumber tersebut antara lain dari Bappeda Kota Yogyakarta, Bapak Muh. Muslim, S.Pt, dari Tepas Dworopuro Karaton Ngayogyakarta, Bapak KRT Jatiningrat, SH dan dari Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, UGM, Bapak Singgih Pintoko, ST, MUP. Materi yang dibawakan oleh Bapak Muh. Muslim, S.Pt yaitu tentang Kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta  dalam pemenuhan hak-hak Lansia, Bapak KRT Jatiningrat, SH menyampaikan paparan tentang Mewujudkan Kota Ramah Lanjut Usia dengan Filosofi “Mikul Dhuwur Mendhem Jero”, sedangkan Bapak Singgih dari UGM menyampaikan paparan tentang Pemenuhan Aksebilitas Yang Ramah Lanjut Usia.

Setelah paparan dari ketiga narasumber, dilanjutkan diskusi dengan melibatkan peserta yang hadir. Hasil dari diskusi menyebutkan bahwa Kota Yogyakarta sedang menuju Kota Ramah Lajut Usia, hal ini karena terdapat beberapa indikator yang belum memenuhi Kota Yogyakarta sebagai Kota Ramah Lanjut Usia.  Bapak Muh. Muslim, S.Pt (Bappeda Kota Yogyakarta) menyampaikan pembangunan Kota Inklusif fokus pada masalah masyarakat miskin, difabel, lansia, anak dan perempuan. WHO menciptakan list indikator kota ramah lanjut usia (Age Fieldly Cities Check List) :

1.         Gedung dan Ruang Terbuka

2.         Transportasi

3.         Perumahan

4.         Partisipasi Sosial

5.         Penghormatan dan Inklusi Sosial

6.         Partisipasi Sipil dan Pekerjaan

7.         Komunikasi dan Informasi

8.         Dukungan Masyarakat dan Pelayanan Kesehatan

 

Langkah awal untuk menuju Kota Yogyakarta Ramah Lanjut Usia akan dilakukan optimalisasi Rumah Sehat Lanjut Usia (Rusela) yang dikelola Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Diharapkan di Rusela ini dapat menjadi pilot project atau percontohan pelayanan ramah lanjut usia. Kedepannya diharapkan rusela memiliki akses yang dibutuhkan lanjut usia seperti tempat bercerita, ruang membaca, tempat untuk cek kesehatan dan tempat untuk lanjut usia berkreasi seperti tempat bermusik, serta gedung yang aksesnya ramah lanjut usia.

Dalam rangka menuju Kota Ramah Lanjut Usia, Bapak Singgih menyampaikan ada beberapa hal yang perlu dilakukan berkaitan dengan aksesibilitas yang harus dipenuhi antara lain : kemudahan dalam aksesibilitas, tersedianya ruang terbuka hijau ramah lanjut usia, tersedianya transportasi yang ramah lanjut usia serta perumahan dan kawasan permukiman yang ramah lanjut usia. Dengan sinergitas antara pemerintah, masyarakat, lembaga sosial, akademisi dan dunia usaha dapat mewujudkan Kota Yogyakarta sebagai Kota Ramah Lanjut Usia.