HOT LINE SERVIS SIKAP
Kamis 16/07/2020 10:25 WIB | oleh OPD
HOT LINE SERVIS SIKAP
Dalam upaya mempercepat respon pelaporan Kekerasan terhadap perempuan dan anak UPT P2TP2A bekerja sama dengan Dinas Kominfo dan Persandian Kota Yogyakarta menyediakan Layanan Hotline Service SIKAP S
Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Tahun 2020
Kamis 16/07/2020 10:01 WIB | oleh OPD
Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Tahun 2020
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke 27 Tahun 2020 Dinas Pengendalian Penduduk dan KB bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta nbsp ikut mendukung Gerakan BKKBN dengan tajuk Pel
Pendaftaran  Konsultasi Online Psikologi via Whatsapp  WA
Kamis 16/07/2020 09:54 WIB | oleh OPD
Pendaftaran Konsultasi Online Psikologi via Whatsapp WA
Di masa pandemi covid19 puskesmas kotagede 1 meluncurkan program Layanan konsultasi psikologi secara online via chat whats
Layanan Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan da Anak Di UPT P2TP2A kota Yogyakarta
Kamis 16/07/2020 08:28 WIB | oleh OPD
Layanan Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan da Anak Di UPT P2TP2A kota Yogyakarta
UPT nbsp P2TP2A kota Yogyakarta selaku unit pelaksana teknis DPMPPA menerima layanan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak berbasis GENDER Pengaduan nbsp dapat dilayani nbsp di Jalan Batika
Profil Kemiskinan DIY Maret 2020
Kamis 16/07/2020 08:21 WIB | oleh Kominfo
Profil Kemiskinan DIY Maret 2020
Pada Maret 2020 jumlah penduduk miskin di D I Yogyakarta sebanyak 475 72 ribu orang atau 12 28 persen terhadap total penduduknya Terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin sebanyak 34 8 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2019 yang jumlahnya mencapai 440 89 ribu orang BRS selengkapnya https yogyakarta bps go id pressrelease 2020 07 15 1063 profil kemiskinan daerah istimewa yogyakarta maret 2020 html
Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk DIY Maret 2020
Kamis 16/07/2020 08:19 WIB | oleh Kominfo
Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk DIY Maret 2020
Pada Maret 2020 tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Daerah Istimewa D I Yogyakarta menunjukkan peningkatan dibandingkan kondisi satu semester sebelumnya Hal tersebut tercermin dari angka Gini Ratio Maret 2020 yang tercatat sebesar 0 434 atau naik 0 006 poin dibandingkan September 2019 sebesar 0 428 BRS selengkapnya https yogyakarta bps go id pressrelease 2020 07 15 1064 tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk daerah istimewa yogyakarta maret 2020 html
TEMU SILATURRAHMI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA DENGAN PIMPINAN  MAYBANK SYARIAH PUSAT DAN CABANG YOGYAKARTA
Rabu 15/07/2020 14:36 WIB | oleh OPD
TEMU SILATURRAHMI BAZNAS KOTA YOGYAKARTA DENGAN PIMPINAN MAYBANK SYARIAH PUSAT DAN CABANG YOGYAKARTA
Temu silaturrahmi via zoom diadakan Rabu 15 Juli 2020 dalam rangka pengenalan jajaran pimpinan Maybank Syariah dengan BAZNAS Kota Yk nbsp Langkah awal yg telah dilakukan MayBank Syariah nbsp member
Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2020
Rabu 15/07/2020 11:13 WIB | oleh OPD
Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2020
UPT PENKOM BKPP MELAKSANAKAN PENILAIAN KOMPETENSI PEGAWAI PDAM TIRTAMARTA KOTA YOGYAKARTA
Rabu 15/07/2020 10:27 WIB | oleh BKPP
UPT PENKOM BKPP MELAKSANAKAN PENILAIAN KOMPETENSI PEGAWAI PDAM TIRTAMARTA KOTA YOGYAKARTA
Rakor Pembahasan Perwal RAD PUG
Rabu 15/07/2020 08:10 WIB | oleh OPD
Rakor Pembahasan Perwal RAD PUG
ADAPTASI KEBIASAAN BARU DILINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA
Selasa 14/07/2020 13:51 WIB | oleh BKPP
ADAPTASI KEBIASAAN BARU DILINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA
Sapaan Tempat Kuliner Kelurahan Kotabaru
Selasa 14/07/2020 11:00 WIB | oleh OPD
Sapaan Tempat Kuliner Kelurahan Kotabaru
Catat Setiap Kunjungan Untuk Pencegahan Covid-19
Senin 13/07/2020 13:57 WIB | oleh Kominfo
Catat Setiap Kunjungan Untuk Pencegahan Covid-19
Dalam rangka pencegahan dan pengendalian Virus Covid 19 pada masa tatanan Normal Baru di Pemerintah Kota Pemkot Yogyakarta Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Diskominfosan Kota Yogyakarta sudah menerapkan aplikasi kunjungan berbasis QR Code Setiap pengunjung diwajibkan melakukan pemindaian QR code sebelum memasuki lokasi kunjungan dan akan mendapatkan bukti bahwa telah mencatatkan kunjungannya Hal ini untuk memudahkan petugas dalam memantau mobilitas orang yang berkunjung di Kota Yogya Kepala Seksi Pengembangan Smart City Diskominfosan Kota Yogyakarta Joko Marwiyanto mengatakan kunjungan berbasis QR Code tersebut dapat digunakan oleh para pegawai dan pengunjung yang datang ke Diskominfosan ataupun OPD Unit kerja di Pemerintahan Kota Yogyakarta quot Dengan membuat QR Code dimasing masing lokasi nanti masyarakat yang berkunjung kita harapkan untuk melakukan scanning dan kemudian akan mendapatkan bukti bahwa dia sudah melaporkan pelaporan kunjungan quot jelasnya Selain itu untuk para pegawai yang berkunjung ke OPD Unit kerja di Pemkot Yogyakarta dapat melakukan pengisian profil melalui QR Code awal dan wajib mengisi profil pada alamat https kunjungan jogjakota go id dengan berkoordinasi dengan petugas Umum Kepegawaian di Perangkat Daerah Unit Kerja masing masing Sedangkan bagi tamu atau pengunjung Pemkot Yogya tamu yang masuk ke lingkungan perkantoran melakukan pemindaian QR Code di pintu masuk melalui alamat website yang sama Nantinya pengunjung juga menunjukkan bukti hasil pemindaian QR Code kepada petugas di masing masing OPD Unit kerja atau ruang rapat yang akan dimasuki quot Manfaatnya dari QR Code ini sebagai pengendalian karena di satu lokasi ada batasan maksimal pengunjung jadi nantinya akan ada informasi tingkat pengunjung Jika pengunjung sudah maksimal para petugas akan meroling pengunjung yang masuk agar tidak banyak pengunjung yang masuk kerunagan quot ungkapnya Diharapkan nantinya para pegawai dan pengunjung yang datang ke Pemerintah Kota Yogyakarta dapat menerapkan penggunaan QR Code sebagai langskah baru dalam menata norma bari di Kota Yogyakarta quot Nanti setiap pengunjung yang menggunakan QR Code ini terlihat dalam bentuk notifikas lewat whatsapp Pengunjung tinggal klik informasi yang masuk di Whatsapp dan dikirim balik Selanjutnya petugas bisa menindak lanjuti apakah pengunjung yang masuk akan bergantian didalam satu ruangan quot jelasnya Hes
Permainan Tradisional “Bas-Basan” dengan Ecobrick di RTHP Taman Kadipaten
Senin 13/07/2020 11:28 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Permainan Tradisional “Bas-Basan” dengan Ecobrick di RTHP Taman Kadipaten
Anak milenial atau anak jaman now pasti asing mendengar permainan quot Bas basan quot Bas basan merupakan permainan tradisional yang menggunakan bidang petak petak semacam papan catur dan ada yang menyebut dengan nama quot Dham dhaman quot Petak petak dibagi menjadi tiga ruang dua ruang puncak dan satu ruang badan Ruang itu dianggap sebagai daerah kekuasaaan Tiap daerah kekuasaan tersebut dihuni oleh satu kelompok yang terdiri dari 20 prajurit atau kurang Pada dasarnya dalam permainan ini prajurit diibaratkan dengan biji sawo kecik dan biji asam klungsu sumber https budaya jogjaprov go id Permainan tradisional Bas basan yang sudah jarang dimainkan ini dapat kembali dimainkan dengan wajah baru Pemeran prajurit yang biasanya menggunakan biji bijian dapat diganti dengan quot Ecobrick quot yang dapat dilakukan di RTHP Taman Kadipaten Ecobrick atau bisa disebut bata ramah lingkungan yang merupakan salah satu produk hasil olahan sampah yang dapat membantu mengurangi sampah plastik Dengan Ecobrick sampah sampah plastik akan tersimpan terjaga di dalam botol sehingga tidak perlu dibakar menggunung atau tertimbun Ecobrick menjaga bahan bahan plastik melepaskan CO2 yang pada akhirnya akan menyumbang pemanasan global sumber https zerowaste id manajemen sampah Ecobricks Ecobrick yang dibuat sebagai alat permainan juga dapat berfungsi sebagai meja kursi dan bahan material karena memiliki sifat yang awet tahan air dan kuat Untuk bidang petak petak semacam papan catur di gambar di lapangan badminton yang ada dengan menggunakan cat warna yang berbeda Sebuah permainan tradisional sederhana yang membentuk bidang petak petak semacam papan catur dimainkan dengan masing masing prajurit bergerak maju untuk menyerang daerah lawan dengan arah jalan ke depan ke kanan dan ke kiri tidak boleh bergerak mundur Cara membunuh prajurit lawan dengan melompatinya kemudian menempati tempat yang kosong Prajurit yang dilompati berarti mati dan dikeluarkan dari daerah permainan Bila salah satu kubu prajuritnya habis berarti kalah Bila salah satu prajurit bisa menyusup masuk sampai ke daerah puncak lawan berarti dia menjadi raja dan kubunya sudah bisa dianggap menang Sumber https budaya jogjaprov go id Permainan tradisional Bas basan dapat dimainkan oleh semua kalangan usia tidak hanya anak anak orang tua juga dapat memanfaatkan Ecobrick sebagai alat olahraga sekaligus bermain dengan cara mengangkatnya sehingga terjadi peregangan pada otot otot tubuh Permainan seperti Bas basan merupakan permainan yang dapat mengasah otak dan membantu dalam perkembangan pada anak Anak akan terlatih untuk berpikir teliti inisiatif dalam pengambilan langkah serta membuat strategi dalam quot team work quot Anak anak sangat antusias pada permainan yang bernama Bas basan Diketahui permainan Bas basan merupakan permainan yang sudah lama dan kini sudah mulai terlupakan Penggunaan Ecobrick merupakan salah satu upaya mengenalkan ke masyarakat terutama anak anak dalam pengolahan atau menggunakan kembali sampah yang sulit diuraikan Permainan tradisional Bas basan dengan Ecobrick ini dapat ditemui dimainkan oleh warga masyarakat kampung Kadipaten Kulon RT 17 RW 05 Kelurahan adipaten Kecamatan Kraton di RTHP Ruang Terbuka Hijau Publik Taman Kadipaten Selama masa pandemi ini permainan Bas basan di RTHP Taman Kadipaten dapat dijalankan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan COVID 19 Seperti halnya fungsi dari RTHP yang berorientasi pada sifat publik RTHP Taman Kadipaten menjadi sarana terjadinya interaksi sosial bagi masyarakat sekitar Kelurahan Kadipaten Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta Interaksi sosial yang terjadi melibatkan anak anak remaja pemuda hingga orang tua RTHP ini menjadi tempat bertemunya anak anak yang kini sudah jarang ditemui untuk bermain bersama di kawasan yang padat penduduknya seperti di Kampung Kadipaten Kulon Dengan adanya RTHP Taman Kadipaten selain sebagai fungsi ekologi dengan segala fasilitas yang ada diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sekitar untuk nguri uri budaya Jawa salah satunya dengan permainan tradisional Bas basan Tim Seksi Pengelolaan RTHP Bidang RTHP DLH Kota Yogyakarta
Pembangunan ZI WBK WBBM
Senin 13/07/2020 10:30 WIB | oleh OPD
Pembangunan ZI WBK WBBM
Dalam rangka Persiapan Pendampingan dan Penialaian ZI Inspektorat Kota Yogyakarta mengadakan koordinasi persiapan pendampingan dan evaluasi ZI pada tanggal 2 Juli dan 7 Juli 2020 di Ruang rapat Batha