Selasa 19/08/2025 10:56 WIB |
oleh
Dinas Kesehatan
Kunjungan Tim Penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI di Kota Yogyakarta
drg. Emma Rahmi Aryani, MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyampaikan sambutanKota Yogyakarta bukan wilayah endemis Malaria, dan berdasarkan survei vektor yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2022 sampai dengan tahun 2025 tidak ditemukan nyamuk Anopheles atau disebut bukan daerah reseptif Malaria. Sebagaimana diketahui Malaria adalah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk jenis Anopheles.Kunjungan Tim Assesment Eliminasi Malaria di Dinas Kesehatan Kota YogyakartaNamun demikian penyakit malaria ditemukan di Kota Yogyakarta dengan penderita umumnya berasal dari wilayah endemis Malaria di Indonesia yang sedang belajar di Yogyakarta. Penemuan kasus penyakit yang penularannya tidak terjadi di Kota Yogyakarta tersebut disebut Malaria impor.“Tahun 2023 ditemukan sebanyak 37 penyakit malaria, tahun 2024 sebanyak 59 dan pada tahun 2025 sampai dengan bulan Juli ditemukan 39 penyakit malaria”, papar dr