Senin 09/03/2026 14:31 WIB |
oleh
Dinas Kesehatan
Waspadai dan Kenali Campak untuk Cegah Penularan
Terkait : Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Menangkap Suspek Campak pada Awal Tahun 2026Umbulharjo. Pada minggu ke-6 dan minggu ke-7 tahun 2026 terjadi kasus kasus campak yang menjangkit hampir bersamaan di beberap kabupaten/kota dan Provinsi di Indonesia. Sampai dengan tanggal 28 Februari 2026, Kementerian Kesehatan mencatat telah terjadi 12 KLB Campak Konfirmasi Laboratorium di 9 kabupaten/kota di 6 Provinsi. Peningkatan kasus serupa juga terjadi di beberapa negara. Ilustrasi (ft. detikHealth)Campak (jawa : gabagen) adalah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) ditularkan oleh virus campak (Morbilivirus). Campak sangat menular dan umumnya menyerang anak-anak, ditularkan lewat udara melalui droplet yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Gejala awal campak mirip dengan flu berupa demam tinggi, batuk, pilek dan mata memerah. Gejala khas muncul beberapa hari kemudian berupa ruam merah, biasanya mulai dari wajah dan menyebar ke beberapa bagian tubuh dan mu