Lomba Vocal Group Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI)
Kamis 19/10/2017 08:25 WIB | oleh BKPP
Lomba Vocal Group Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI)
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Yogyakarta menyelenggarakan Lomba Vocal Group Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) bagi Pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta pada hari Rabu Tanggal 18 Oktober 2017 bertempat di Ruang Bima Balaikota Timoho. PESPARAWI diawali dengan laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Kepala BKPP Kota Yogyakarta ,Bapak Drs. Maryoto, MM dan kemudian dibuka secara resmi oleh Walikota Yogyakarta yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Umum, Bapak Drs. Tri Widayanto. Lomba kali ini merupakan salah satu kegiatan fasilitasi KORPRI yang salah satu tujuannya untuk membangun kebersamaan dan soliditas antar Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Pemkot Yogyakarta pada umumnya. Pesparawi diikuti oleh 11 Vocal Group yang merupakan perwalikan dari seluruh Perangkat Daerah. Untuk Juara Pertama diraih oleh Vocal Group "Ko Per Voice" (DINKOPUKMNAKERTRANS dan DPMPPA), Juara Kedua Vocal Group "Soli Deo" (RSUD Kota Yogyakarta), dan Juara Ketiga diraih oleh Vocal Group "Insan Voice" (Inspektorat Kota dan Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta).
Kamis Pahing di Kantor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta
Kamis 19/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
Kamis Pahing di Kantor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta
Apel pagi di kantor Dinas Perhubungan pada tanggal 19 Oktober 2017 kali ini sedikit berbeda dengan apel pagi di hari-hari biasanya. Mengapa beda? Karena pada hari kamis pahing ini seluruh pegawai menggunakan pakaian tradisional berdasarkan Peraturan Walikota No.173 Tahun 2014 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Tradisional Gagrak Ngayogyakarta di Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Pemerintah Kota Yogyakarta melepas 18 Pegawai Negeri Sipil yang telah Purna Tugas Per 1 November 2017
Selasa 17/10/2017 13:12 WIB | oleh BKPP
Pemerintah Kota Yogyakarta melepas 18 Pegawai Negeri Sipil yang telah Purna Tugas Per 1 November 2017
Pemerintah Kota Yogyakarta melepas 18 Pegawai Negeri Sipil yang telah Purna Tugas Per 1 November 2017 yang terdiri dari Guru sebanyak 6 orang, Pejabat Struktural 7 orang, Jabatan Fungsional Umum 2 orang, dan Jabatan Fungsional Tertentu sebanyak 3 orang. Acara Pelepasan Purna tugas kali ini bertepatan dengan Upacara Bendera yang diadakan rutin setiap bulan dan diawali dengan pemberian/penyampaian SK Pensiun Pegawai beserta Kelengkapannnya secara langsung oleh Walikota Yogyakarta dan diakhiri dengan penjelasan terkait Pensiun oleh BKPP Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang MPA BKPP Bapak Jiman SH dan Perwakilan dari PT Taspen (Persero).
Pegawai Kantor Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Mimika Magang di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta
Sabtu 14/10/2017 17:18 WIB | oleh Portal Jogja
Pegawai Kantor Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Mimika Magang di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta
Sebanyak 22 (dua puluh dua) orang pegawai Kantor Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Mimika melaksanakan magang di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta mulai akhir Agustus sampai dengan September 2017, dengan didampingi Kepala Kantor Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Mimika, Bertha Beanal, SH, MM serta Asisten IV Kabupaten Mimika Alfred Douw, Spd, MM. Para pegawai tersebut secara langsung melaksanakan magang di bidang-bidang yang menangani pelayanan, maupun pengelolaan arsip pengolahan data.
KEPENDUDUKAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
KEPENDUDUKAN
Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2013, penduduk Kota Yogyakarta berjumlah 406.660 orang  yang  terdiri  dari 198.892 orang (48,91 persen) laki-laki dan 207.768 orang (51,09 persen) perempuan. Jumlah penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 sebanyak 388.627 orang. Dengan demikian rata-rata pertumbuhan penduduk periode tahun 2010-2013 sebesar 4,6 persen. Hasil Sensus Penduduk terbaru pada semester I tahun 2014 yang diterbitkan oleh BPS menunjukkan perubahan jumlah penduduk Kota Yogyakarta menjadi 410.269 jiwa atau meningkat 5,6% dari hasil Sensus Penduduk Tahun 2010. Dari jumlah Sensus Penduduk Semester I Tahun 2014 tersebut, 48,9% adalah laki-laki dan sisanya 51,1% adalah wanita. Data kependudukan dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menunjukkan kesimpulan yang kurang lebih sama yaitu terjadinya penurunan jumlah penduduk di Kota Yogyakarta pada 2008-2010 seperti ditunjukkan pada grafik berikut. Kecamatan Umbulharjo dan Gondokusuman menjadi tempat bermukim sebagian besar penduduk Kota Yogyakarta yaitu rata-rata 15% dan 13%. Kecamatan dengan proporsi jumlah penduduk terkecil terhadap total penduduk Kota Yogyakarta adalah Kecamatan Gondomanan yaitu 4%. Jumlah Penduduk dan Sebarannya di Kota Yogyakarta Tahun 1990, 2000 dan 2010 dan 2013*   Kecamatan Jumlah Penduduk 1990 2000 2010 2013 Mantrijeron 32,845 32,557 31,267 32,383 Kraton 22,807 19,778 17,471 17,874 Mergangsan 32,188 31,378 29,292 29,965 Umbulharjo 58,026 69,269 76,743 81,073 Kotagede 23,297 27,900 31,152 32,986 Gondokusuman 56,561 48,454 45,293 46,335 Danurejan 23,430 19,755 18,342 18,764 Pakualaman 12,181 10,593 9,316 9,533 Gondomanan 17,659 13,874 13,029 13,327 Ngampilan 20,494 17,557 16,320 16,696 Wirobrajan 26,975 26,632 24,840 25,411 Gedongtengen 22,825 17,857 17,185 17,583 Jetis 30,603 25,959 23,454 23,992 Tegalrejo 32,168 35,148 34,923 36,757 Kota Yogyakarta 412,059 396,711     Sumber : Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka *) SUPAS/Intercensal Population Survey     KEPADATAN PENDUDUK Menurut data dari BPS yang telah diolah, kepadatan penduduk Kota Yogyakarta mengalami fluktuasi sejak tahun 2000. Tahun 2000 dengan luas wilayah Kota Yogyakarta 32,5 km2, kepadatan penduduk adalah 12.228 jiwa/km2. Kepadatan penduduk ini menurun pada tahun 2010 menjadi 11.958 jiwa/km2 dan kemudian naik menjadi 12.513 jiwa / km2 pada tahun 2013. Kepadatan Penduduk Kota Yogyakarta Tahun 1971-2010   Tahun Year Jumlah Penduduk Population (Jiwa/Lives) Kepadatan Penduduk Pertumbuhan Penduduk Population Growth (%) 1971 340,908 10,489 0.90 1980 398,192 12,252 1.72 1990 412,059 12,679 0.35 1995*) 418,944 12,891 0.33 2000 396,711 12,228 -0.37 2005*) 435,236 13,392 1.87 2010 388,627 11,958 -2.24   Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014 *) SUPAS/Intercensal Population Survey  Menurut Kecamatan tahun 2013*   Kecamatan Kepadatan Penduduk Mantrijeron 12,407 Kraton 12,767 Mergangsan 12,972 Umbulharjo 9,984 Kotagede 10,745 Gondokusuman 11,613 Danurejan 17,058 Pakualaman 15,132 Gondomanan 11,899 Ngampilan 20,361 Wirobrajan 14,438 Gedongtengen 18,316 Jetis 14,113 Tegalrejo 12,631 Kota Yogyakarta 12,390   Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014 Catt *) : Angka sementara  
KETENAGAKERJAAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
KETENAGAKERJAAN
Penduduk Kota Yogyakarta yang termasuk dalam kelompok angkatan kerja pada tahun 2011 adalah 214.342 orang, dimana 202.393 (94%) berstatus bekerja dan sisanya 11.949 (6%) orang merupakan pengangguran. Pada tahun 2012 prosentase jumlah penduduk yang bekerja terus meningkat, dari 212.330 orang dalam kelompok angkatan kerja, 95% diantaranya bekerja dan hanya 5% yang menganggur dan di tahun 2013 menurun dari 208.438 orang dalam kelompok angkatan kerja, 93% atau 194.736 orang diantaranya bekerja dengan menyisakan 7% pengangguran. Komposisi Kelompok Bukan Angkatan Kerja di Kota Yogyakarta Tahun 2011-2013 Kegiatan Utama Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Jumlah % Jumlah % Jumlah % Angkatan Kerja 213,686 48.59 166,406 38.91 187,205 46.31  - Bekerja 195,445 44.4 149,189 34.89 171,108 42.33  - Penganggur 18,241 4.14 17,217 4.02 16,097 3.98 Bukan Angkatan Kerja 143,713 32.65 162,331 37.96 321,742 75.59  - Sekolah 70,937 16.11 97,917 22.89 90,711 22.44  - Mengurus Rumah 44,456 10.1 38,571 9.02 56,921 14.08  - Lainnya 28,229 6.43 25,843 6.04 13,239 3.28 Sumber: Buku Data Pembangunan Sektoral (Sibangtor) Tahun 2014     Kegiatan Utama Tahun 2011 Presentasi Tahun 2012 Presentasi Tahun 2013 Presentasi Angkatan Kerja 214,342   212,330   208,438    - Bekerja 202,393 94% 201,640 95% 194,736 93%  - Penganggur 11,949 6% 10,690 5% 13,702 7% Bukan Angkatan Kerja 99,666   104,720   116,884    - Sekolah 34,895 35% 38,631 37% 43,164 37%  - Mengurus Rumah 51,921 52% 52,592 50% 56,511 48%  - Lainnya 12,850 13% 13,497 13% 17,209 15% Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014 Dalam beberapa tahun mendatang, angkatan kerja di Kota Yogyakarta sangat mungkin bertambah mengingat golongan penduduk usia sekolah yang cukup besar sebagai bagian dari kelompok Bukan Angkatan Kerja terus meningkat pada tahun 2012 dan 2013. Pada tahun 2013, dari 116.884 orang yang tidak termasuk dalam Angkatan Kerja, 43.164 (37%) merupakan pelajar/mahasiswa di Kota Yogyakarta.   UPAH MINIMUM PROVINSI DI. YOGYAKARTA Upah Minimum Provinsi DI Yogyakarta terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. UMP Provinsi DI Yogyakarta mengalami perubahan yang positif (meningkat) sejak 2007-2013 seperti yang digambarkan dalam grafik di bawah. Kenaikan UMP tersebut lebih tinggi daripada inflasi yang terjadi di Kota Yogyakarta pada tahun yang bersangkutan kecuali pada tahun 2010 dimana UMP naik 7% sedangkan inflasi pada tahun yang sama tercatat 7,38%. Tren inflasi yang terus menurun dalam kurun waktu 7 tahun terakhir yang diikuti peningkatan UMP merupakan "tanda" adanya peningkatan daya beli masyarakat di Provinsi DI Yogyakarta. Perubahan Upah Minimum Provinsi DI Yogyakarta Tahun 2007-2013 (ribu rp) Tahun 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 UMP 500 586 700 745.7 808 892.7 947.1 Persentase Peningkatan   17.2% 19.5% 6.5% 8.4% 10.5% 6 Sumber : Buku Indikator Tingkat Hidup Pekerja/karyawan Daerah Istimewa Yogyakarta Agustus 2012-2013 SK Gubernur DI Yogyakarta tentang UMP 2012 dapat diunduh pada link berikuthttp://www.nakertrans.jogjaprov.go.id/download/SK%20GUB.UMP%20TH.2012%20PROV.DIY.pdf.
PENDIDIKAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu perlu didukung dengan penyediaan sarana fisik pendidikan maupun tenaga pengajar yang memadai. Tabel berikut ini memberikan gambaran mengenai jumlah sekolah, kelas dan guru pada tahun ajaran 2009/2010 menurut jenjang pendidikan pra sekolah sampai menengah. Pada tingkat pendidikan pra sekolah dan sekolah menengah sebagian besar diselenggarakan oleh pihak swasta. Sedangkan untuk tingkat pendidikan dasar lebih banyak diselenggarakan oleh pemerintah. Pada tahun ajaran 2013/2014 di Kota Yogyakarta terdapat 37 perguruan tinggi. Perguruan tinggi tersebut terdiri dari 6 universitas, 13 institut/sekolah tinggi dan 18 akademi/politeknik. Jumlah dosen sebanyak 1.583 orang yang terdiri dari 1.312 orang dosen yayasan dan 271 orang dosen DPK. Jumlah mahasiswa yang terdaftar sebanyak 49.182 orang. Jumlah Sekolah menurut Tingkatan Sekolah dan Status di Kota Yogyakarta/ Number of Schools by Level of School and Satus in Yogyakarta City 2013/2014 Sekolah 2012/2013 2013/2014 Schools Negeri/ State Swasta/ Private Jumlah/ Total Negeri/ State Swasta/ Private Jumlah/ Total 1 TK/Indergarten 2 212 214 2 218 220 2 SD/Primary School 94 72 166 92 76 168 3 Madrasah Ibtidaiyah/Primary School Out of Teaching and Education Services 1 1 2 1 1 2 4 SLB/Extraordinari School 3 6 9 3 6 9 5 SMP/Junior High School 16 43 59 16 43 59 6 Madrasah Tsanawiyah/Junior High School Out of Teaching and Education Services 1 6 7 1 6 7 7 SMA/Senior High School 11 36 47 11 36 47 8 Madrasah Aliyah/Senior High School Out of Teaching and Education Services 2 4 6 2 4 6 9 SMK/Vocational High School 8 25 33 7 25 32 Jumlah/Total 138 405 543 135 415   Sumber: Buku Data Pembangunan  Sektoral (Sibangtor) Tahun 2014   Berikut Daftar Jumlah Siswa, Guru PNS, Guru Swasta, Kelas, Ruang Kelas di Tingkat Jenjang Pendidikan TK, SD, SMP, SMA/sederjat di Wilayah Kota Yogyakarta. Indikator TK SD MI SMP MTs SMA MA SMK Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Jumlah Siswa 273 11,552 21,654 23,056 361 110 10,286 12,272 629 1,699 7,710 9,051 1,304 1,227 10,127 6,459 Jumlah Guru PNS 23 293 1,083 317 12 3 591 60 43 5 460 103 108 12 703 208 Jumlah Guru Swasta 4 649 165 1,066 6 4 204 787 20 136 201 801 11 116 94 656 Jumlah Kelas 12 591 880 827 13 6 312 411 22 55 257 346 44 30 333 250 Jumlah Ruang Kelas 9 618 884 796 13 6 305 422 22 55 259 399 46 41 223   Sumber: Buku Data Pembangunan Sektoral (Sibangtor) Tahun 2014 Tabel Jumlah lulusan Sekolah di Kota Yogyakarta.  Indikator TK SD MI SMP MTs SMA MA SMK Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Jumlah Siswa 273 11,552 21,654 23,056 361 110 10,286 12,272 629 1,699 7,710 9,051 1,304 1,227 10,127 6,459 Jumlah Guru PNS 23 293 1,083 317 12 3 591 60 43 5 460 103 108 12 703 208 Jumlah Guru Swasta 4 649 165 1,066 6 4 204 787 20 136 201 801 11 116 94 656 Jumlah Kelas 12 591 880 827 13 6 312 411 22 55 257 346 44 30 333 250 Jumlah Ruang Kelas 9 618 884 796 13 6 305 422 22 55 259 399 46 41 223   Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014
JALAN DAN TRANSPORTASI
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
JALAN DAN TRANSPORTASI
Mobilitas barang dan jasa sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana transportasi yang ada di suatu daerah. Kota Yogyakarta memiliki akses yang mudah ditempuh melalui transportasi darat dan udara. Kondisi jalan darat mayoritas sudah diaspal dan dalam kondisi baik. Hal ini sangat mendukung untuk kelancaran mobilitas barang sebagai input untuk kegiatan usaha maupun barang hasil produksi yang didistribusikan melalui darat. Selain mendukung mobilitas barang antar tempat, keberadaan jalan darat dan sarana transportasinya juga sangat mendukung intensitas mobilitas penduduk, yang dalam konteks investasi sebagai sumber daya untuk menjalankan produksi serta sebagai konsumen. Secara umum, jenis jalan yang ada di Kota Yogyakarta dapat dibagi dalam dua jenis berdasarkan status jalan, yaitu jalan negara dan jalan kabupaten/kota. Pembagian jenis jalan ini lebih dipengaruhi oleh pihak mana yang bertanggungjawab terhadap pengadaan dan pemeliharaannya, dan bukan ukuran ataupun kelas jalan. Panjang jalan di seluruh wilayah Kota Yogyakata pada tahun 2010 mencapai 266,22 Km. Dari segi pengelolaan,  jalan yang ada di Kota Yogyakarta terdiri atas jalan negara dan jalan jalan kabupaten/kota. Pembagian jenis jalan ini lebih dipengaruhi oleh pihak mana yang bertanggungjawab terhadap pengadaan dan pemeliharaannya, dan bukan ukuran ataupun kelas jalan. Panjang jalan negara yang ada di wilayah Kota Yogyakarta sepanjang 18,13 km, sedangkan yang berstatus sebagai jalan kabupaten/kota sepanjang 248.09 km. Apabila dilihat dari kondisi jalan, sebanyak 53,45% kondisinya baik, 37,42% kondisinya sedang, dan 9,13% kondisinya rusak. Hampir tidak ada jalan yang kondisinya rusak berat. Panjang jalan negara yang ada di Kota Yogyakarta sudah 100% diaspal dengan panjang jalan yang tidak bertambah selama  tiga tahun terakhir. Sementara itu, untuk jalan kabupaten selama tiga tahun terakhir terus mengalami penambahan panjang jalan, serta terjadi peralihan jenis permukaan jalan, khususnya dari jalan berkerikil menjadi jalan beraspal. Panjang Jalan menurut Kondisi dan Status Jalan di Kota Yogyakarta 2011-2013 (km) Kondisi Jalan Road Condition Jalan Nasional Kalan Kabupaten/ Kota State Road Regency/ City Road 2011 2012 2013 2011 2012 2013 a. Baik 17.57 17.57 17.57 99.44 111.43 124.73 Good b. Sedang 0.56 0.56 0.56 108.21 99.73 99.06 Medium c. Rusak 0 0 0 40.44 36.93 24.3 Damaged d. Rusak Berat 0 0 0 0 0 0 Very Damaged Jumlah/ Total 18.13 18.13 18.13 248.09 248.09 248.09 Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014 Kondisi Jalan Road Condition Jalan Nasional Kalan Kabupaten/ Kota State Road Regency/ City Road 2010 2011 2012 2013 2010 2011 2012 2013 a. Baik 17.57 17.57 17.57 17.57 99.15 99.44 111.43 124.73 b. Sedang 0.56 0.56 0.56 0.56 104.22 108.21 99.73 99.06 c. Rusak 0 0 0 0 44.43 40.44 36.93 24.3 Jumlah/ Total 18.13 18.13 18.13 18.13 247.8 248.09 248.09 248.0  Sumber: Buku Data Pembangunan Sektoral (Sibangtor) Tahun 2014 Ketersediaan infrastruktur jalan di Kota Yogyakarta yang cukup memadahi untuk kegiatan usaha, meskipun pada beberapa ruas jalan di lokasi prioritas investasi dalam kondisi yang sempit, juga didukung oleh ketersediaan sarana transportasi publik. Jenis transportasi umum yang ada di Kota Yogyakarta antara lain bus kota, trans jogja, taksi, dan angkutan non mesin.  
PUSAT PERDAGANGAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
PUSAT PERDAGANGAN
Tabel dibawah menunjukkan Jumlah Pusat Perdagangan yang berada di Kota Yogyakarta Jumlah Pusat Perdagangan  Jenis Jumlah Mall/Plaza 3 Pasar Tradisional 31   Nama Pasar, Alamat Luas, dan Jumlah Pedagang di Kota Yogyakata 2013 Nama Pasar Alamat Luas Tanah Luas Bangunan Pedagang/ Sellers Jumlah Name of Market Address Land Area (m²) Building Area (m²) Kios Los Lapak Total 1 Beringharjo Jl. Pabringan No 1 27,087 55,442.98 1311 3985 684 5980 2 Giwangan Jl. Imogiri No 212 24,594 19,984.00 117 806 333 1256 3 Kranggan Jl. P.Diponegoro No 20 6,108 7,400.00 93 613 168 874 4 Demangan Jl. Gejayan No 28 4,718 4,224.29 1 633 156 790 5 Sentul Jl. Sultan Agung No 52 3,816 2,723.00 23 345 218 586 6 Kotagede Mondorokan No 172 4,578 4,158.00 42 553 343 938 7 Serangan Jl. RE Martadinata 4,403 1,953.00 33 265 191 489 8 Pakuncen (PKP) Jl. HOS Cokroaminoto 8,000 6,382.00 37 722 0 759 9 Pathuk Jl. Bhayangkara 2,412 2,083.00 23 180 58 261 10 PASTY Jl. Bantul 141 Yk. 30,000 9,134.00 237 158 32 427 11 Ngasem Jl. Polowijo No. 11 7,125 1,694.82 10 319 0 329 12 Terban Jl. C.Simanjuntak 7,838 5,463.00 60 91 42 193 13 Legi Patangpuluhan Jl. Bugisan No 12 2,190 1,716.00 29 260 157 446 14 Lempuyangan Jl. Hayam Wuruk 2,675 2,521.00 29 319 14 362 15 Ciptomulyo Jl. Sisingamangaraja No. 1 1,815 1,815.00 31 0 0 31 16 Prawirotaman Jl. Parangtritis No. 103 2,007 2,007.00 17 415 211 643 17 Kembang Jl. Pasar Kembang 1,306 1,086.00 83 0 0 83 18 Pingit Jl. Kyai Mojo 3,155 2,864.00 18 170 32 220 19 Gading Jl. Mayjen Panjaitan 1,140 1,995.00 44 153 5 202 20 Talok Gendeng Jl. Tri Dharma 220 220.00 0 121 0 121 21 Tunjungsari Jl. Menteri Supeno No 46 1,147 528.00 16 23 0 39 22 Gedongkuning Jl. Kebun Raya 1,633 1,224.00 0 187 4 191 23 Karangwaru Jl. Magelang 828 793.50 0 85 40 125 24 Sanggrahan Jl. Mawar 222 222.00 0 21 0 21 25 Pujokusuman Dalem Pujokusuman 352 352.00 0 61 30 91 26 Ngadikusuman Suryoputran 63 63.00 0 0 37 37 27 Ledok Gondomanan Jl. Lobaningratan 130 130.00 0 0 9 9 28 Pace Jl. Kusumanegara 90 89.00 0 0 24 24 29 Suryobrantan Jl. KHA Dahlan No. 134 236 147.00 0 28 0 28 30 Karangkajen Jl. Sisingamangaraja 1,520 1,875.00 37 0 0 37 31 Senen Jl. Kp Pathuk/Rt/Rw:33/07 877 874.00 0 175 55 230 Jumlah 152,285.00 141,163.59 2291 10688 2843 15822 2012 152,285.00 141,163.59 1840 11720 2140 15700 2011 151,719.77   1876 10233 2574   Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014    
KESEHATAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
KESEHATAN
  Tabel dibawah menunjukkan jumlah sarana dan prasarana kesehetan di Jogja baik yang dimiliki oleh pemerintah maupun swasta Jumlah Sarana dan Prasarana Kesehatan (buah)  Jenis Pemerintah Swasta Rumah Sakit Umum 1 7 Rumah Sakit Ibu dan Anak 0 12 Apotik 0 111 Puskesmas 30 0 Klinik 0     Tabel dibawah Jumlah Dokter Menurut Keahlian Jumlah Dokter Menurut Keahlian  Jenis Jumlah Dokter Umum 551 Dokter Gigi 144 Dokter THT 474
AIR BERSIH
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
AIR BERSIH
Air bersih merupakan layanan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Air bersih mempunyai peran vital sebagai sarana pendukung kegiatan ekonomi dan investasi selain prasarana jalan. Ketersediaan air bersih di Kota Yogyakarta dapat dipenuhi bermacam sumber. Diantaranya dapat dilakukan dengan berlangganan melalui PDAM Tirtamarta Yogyakarta, pengadaan air mandiri melalui sumur, ataupun membeli air menggunakan tangki. Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih melalui sumur harus memperhatikan aturan perijinan yang ada. (link perijinan sumur/air bawah tanah). Adanya peraturan ini dengan harapan agar dalam penggunaan air tanah tidak terjadi penggunaan secara berlebihan dan dalam rangka mengkontrol daya dukung lingkungan terhadap penyediaan air bersih Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi fluktuasi jumlah air bersih yang diproduksi maupun yang dijual oleh PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta. Ada kecenderungan, jumlah air bersih yang diproduksi dan dijual mengalami penurunan. Tercatat pada tahun 2011, jumlah air bersih yang dijual sebanyak 8.798.354 m3, kemudian pada tahun 2012 menurun menjadi 8.793.951,87 m3, dan pada tahun 2013, jumlah air bersih yang dijual kembali menurun seiring dengan menurunnya tingkat produksi air bersih, sehingga pada tahun 2013 hanya menjual sebanyak 8.568.924 m3 atau 47,36% dari total produksi. Produksi Air Minum dan Air yang Dijual Setiap Bulan di Kota Yogyakarta (M3) 2013 Bulan  Produksi/ Production Air Yang Dijual Water Sold Month (M³) (M³) 1. Januari/January 1,442,230.00 767,979.00 2. Pebruari/February 1,318,268.00 739,010.00 3. Maret/March 1,455,864.00 708,560.00 4. April/April 1,460,822.00 735,379.00 5. Mei/May 1,498,237.00 744,566.00 6. Juni/June 1,552,079.00 752,236.00 7. Juli/July 1,559,522.00 719,769.00 8. Agustus/August 1,610,691.00 754,895.00 9. September/September 1,500,519.00 650,518.00 10. Oktober/October 1,541,453.00 671,875.00 11. Nopember/November 1,537,675.00 702,921.00 12. Desember/December 1,615,203.00 621,216.00 Jumlah/ Total 18,092,563.00 8,568,924.00 2012 17,535,974.00 8,793,951.87 2011 16,764,958.00 8,798,354.                                                        Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014 Jumlah produksi air bersih pada tahun 2013 naik 3,17% dari tahun sebelumnya. Produksi air bersih tersebut tersalurkan pada 33.790 pelanggan yang sebagian besar adalah pelanggan non niaga yang terdiri dari rumah tangga dan instansi pemerintah. Kelompok pelanggan non niaga ini sebanyak 31.518 pelanggan atau sebesar 93,28% dari total pelanggan. Karena terjadinya peningkatan jumlah produksi air bersih, hanya sekitar 47,36% yang terjual sehingga menunjukkan masih adanya sisa produk air bersih yang bisa diakses oleh pelanggan baru, baik kelompok rumah tangga maupun niaga. Jumlah Pelanggan Air Minum di Kota Yogyakarta Tahun 2011-2013 Kelompok Pelanggan/ 2011 2012 2013 Customer Group (1) (2) (3) (4) 1. Sosial/ Social       a. Umum/ General 305 309 311 b. Khusus/ Particular 344 350 358 2. Non Niaga/ NonCommercial       a. Rumahtangga/ Household (A-1) 103 113 112 b. Rumahtangga/ Household (A-2) 17,506 15,989 15,439 c. Rumahtangga/ Household (A-3) 11,307 12,742 13,397 d. Rumahtangga/ Household B 1,521 1,505 1,478 e. Instansi Pemerintah Government Institution 1,090 1,096 1,092 3. Niaga/ Commercial       a. Niaga Kecil/ Small Business 1,332 1,354 1,381 b. Niaga Besar/ Large Business 194 196 201 4. Industri/ Industry       a. Industri Kecil/ Small Industry 5 4 4 b. Industri Besar/ Large Industry 4 4 4 5. Pusat Budaya/ Culture Center 12 13 13 Jumlah/ Total 33,723 33,675 33,790                                              Sumber: Buku Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2014
LISTRIK
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
LISTRIK
Kebutuhan listrik diperlukan untuk penerangan dan penggerak berbagai peralatan elektronik guna mempermudah kehidupan manusia. Pasokan utama listrik selama ini disuplai oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN Distribusi jawa tengah yang menangui wilayah operasional Yogyakarta memiliki delapan sub unit pelayanan yang tersebar di D.I.Yogyakarta. Jumlah produksi listrik yang dijual selama tahun 2016 di Kota Yogyakarta mencapai 1.094,87 meningkat sekitar juta KWH, 10,08 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Energi listrik yang terjual tersebut dikonsumsi oleh rumah tangga sekitar 40,35 persen, 38,76 persen oleh unit usaha, 3,43 persen oleh industri dan selebihnya 17,46 persen diserap oleh pelanggan sosial, pemerintah dan lainnya.
PARIWISATA
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
PARIWISATA
Tabel Jumlah Kunjungan Wisatawan di Kota Yogyakarta Bulan Kraton Taman Sari Sitihinggil Kereta Kraton Jumlah Asing 132,721 68,460 51,404 542 253,127 Domestik 581,664 252,451 398,274 32,655 1,265,044 Jumlah 714,385 320,911 449,678 33,197 1,518,17 Sumber: Statistik Pariwisata Kota Yogyakarta 2013 Data Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kota Yogyakarta Tahun 2013 ( Obyek Unggulan dan Hotel ) 2013 BULAN GEMBIRA LOKA KRATON TAMAN PINTAR HOTEL MUSEUM WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN WISNUS/WISMAN WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN Januari 54199 548 63450 7347 58454 44631 275 9381 275 Februari 26825 271 38601 7841 26298 71528 937 8720 937 Maret 48709 492 53629 9132 41974 39770 34 3006 34 April 94924 480 35122 9124 19093 31608 34 3627 34 Mei 116356 1176 83640 12153 87792 42137 35 7010 35 Juni 116045 1172 74347 10183 77741 53370 310 8422 310 Juli 32151 325 19857 16919 18772 5526 333 7508 333 Agustus 98.023 990 25444 14535 30816 5886 297 6788 297 September 46.738 472 25973 15255 13448 47582 1841 2006 1841 Oktober 47.052 476 269 9982 25202 76552 671 8679 671 Nopember 44505 450 40447 9820 25611 28008 30 3306 30 Desember 87042 879 94254 10430 75487 63162 32 3615 32 JUMLAH 765107 7731 581664 132721 504785 612469 4828 72068 4828 Sumber: Statistik Pariwisata Kota Yogyakarta 2013 Data Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kota Yogyakarta Tahun 2014 (Obyek Unggulan dan Hotel) 2014 BULAN GEMBIRA LOKA KRATON TAMAN PINTAR HOTEL MUSEUM WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN WISNUS WISMAN Januari 6,900 804 53,492 8,570 9,039  - 75,879 7,487 4,130 146 Februari 29,853 302 29,166 6,138 4,697  - 52,808 9,977 1,857 153 Maret 59,097 229 53,304 8,570 20,972  - 64,640 9,009 3,808 297 April 63,565  - 40,670 9,910 9,480  - 65,387 9,790 3,539 374 Mei 127,790 1,294 101,726 11,476 27,385  - 77,043 9,934 13,740 275 Juni 132,462 1,339 72,670 10,614 40,038  - 81,823 9,282 8,915 379 Juli 56,337 573 9,821 12,522 19,333 # 61,263 11,276 5,063 362 Agustus 93,243 943 30,473 17,377 25,753 # 67,267 13,139 11,507 543 September 43,719 455 26,950 14,444 15,152 9 71,992 13,227 8,310 415 Oktober                     Nopember                     Desember                     JUMLAH 682,966 5,939 418,272 99,621 171,849 # 618,460 93,121 60,868 2,943 Sumber: Buku Data Pembangunan Sektoral (Sibangtor) Tahun 2014 OBYEK WISATA Bersumber pada Keputusan Walikota Yogyakarta Nomor: 557/Kep/2007 dan perubahan peneliti 2010, Obyek Dan Daya Tarik Wisata Di Kota Yogyakarta dikemukakan sebagai berikut : Kraton Yogyakarta Tamansari KRKB Gembira Loka Museum Benteng Vredeburg Museum Sonobudoyo Museum Dharma Wiratama Museum Pagelaran Siti Hinggil Museum Sasmitaloka Jenderal Sudirman Museum Biologi Museum Perjuangan Museum Pura Pakualaman Museum Sasana Wiratama P. Diponegoro Museum Kereta Kraton Museum Dewantara Kirty Griya Museum Sri Sultan HB X Istana Negara Gedung Agung Makam Panembahan Senopati Kotagede Purawisata Pentas Ramayana Purawisata Museum Batik dan Sulaman Kebun Plasme Nutfah Pisang Wayang Kulit Sonobudoyo Beberapa nDalem di Jeron Beteng Wayang Kulit Sasana Hinggil Malioboro Monumen SU 1 Maret 1949 Gedung Kebudayaan Pasar Ngasem  (baru) Kampung Wisata Dukuh Kampung Taman Bursa Agro Jogja Pusat Makanan Tradisional Pathuk Pusat Makanan Tradisional Wijilan Ecotourism & Edutourism Code Taman Pintar Pasar Beringharjo Pusat Kerajinan Perak Kotagede Pasar Klithikan Kun 
PDRB (PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO)
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
PDRB (PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO)
  Produk  Domestik  Regional  Bruto (PDRB)  Kota  Yogyakarta  pada  tahun 2016 mencapai 28,92 trilyun rupiah atas dasar  harga  berlaku  dan 23,54  trilyun rupiah  atas  dasar  harga  konstan  2010. Sektor-sektor  yang  berperan  besar terhadap  pembentukan  PDRB  tersebut adalah  sektor-sektor  tersier  yang meliputi  kategori  perdagangan  besar dan  eceran;  reparasi  mobil  dan  sepeda motor,  transportasi  dan  pergudangan; penyediaan  akomodasi  dan  makan minum;  kategori  informasi  dan komunikasi;  kategori  jasa  keuangan  dan asuransi;  real  estate;  jasa  perusahaan; administrasi  pemerintahan,  pertahanan dan  jaminan  sosial  wajib;  jasa pendidikan; jasa kesehatan dan kegiatan sosial  serta  kategori  jasa  lainnya. Sumbangan  sektor  tersier  tersebut terhadap PDRB  77,97 persen. Pada  tahun  2016  pertumbuhan ekonomi  Kota  Yogyakarta 5,11  persen, sedikit  mengalami  percepatan dibanding  tahun  2015  dimana pertumbuhannya mencapai 5,09 persen.   Tabel PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Di Kota Yogyakarta (juta rupiah), 2013-2016         Kategori PDRB 2013 2014 2015 2016 Pertanian 43311 41998 45145.50 46844.50 Pertambangan dan Panggilan 912.60 1017.40 1041 1087 Industri Pengolahan 3162724.60 3503705.60 3659952.70 3954959.20 Pengadaan Listrik dan Gas 34920 41416.10 48055.50 57415.10 Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 34604.50 39433.30 42035.30 43862.70 Kotruksi 1657547.50 1993618.20 2133134 2265491.90 Perdagangan Besar dan Eceran ; Reperasi Mobil dan Sepeda Moto 1622198.40 1773124.20 1923198.60 2130471.80 Transportasi dan Pergudangan 898347.90 10110503.30 1095534.70 1155210.80 Penyedian Akomodasi dan Makan Minum 2841005.20 3177195.70 3540966.40 3863755.80 Informasi dan Komunikasi 2658361.70 2671115.50 2767355.90 2999250.30 Jasa Keuangan dan Asuransi 1446245.60 1612478.40 1790994.20 1943983.50 Real Estate 2.077702.60 2304808.70 2496071.10 2664981.30 Jasa Perusahaan   246546.10 270552 296115.30 311413 Administrasi Pemerintahan,       Pertahanan dan Jaminan Sosila Wajib 2160769.50 2480848.60 2682897.30 2927107.90 Jasa Pendidikan 2018579.10 2.251404.10 2535454.30 2689907.30 Jasa Lainnya 602697.20 658138.50 717935.40 774487 Produk Domestik Regional Bruto 22537791.90 24664285.50 26792641.40 28915781.60 Produk Domestik Regioanal Bruto Tanpa       Migas 22537791.90 24663285.50 26792641.40 28915781.60     Sumber: Kota Yogyakarta Dalam Angka 2017, BPS Kota Yogyakarta   Tabel PDRB Atas Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kota Yogyakarta (juta rupiah), 2013-2016   Kategori PDRB 2013 2014 2015 2016 Pertanian,Kehutanan, dan Perikanan 36100 35733.80 36052.70 36277.30 Pertambangan dan Panggilan 839 850 851.20 856.10 Industri Pengolahan 2813952.70 2943904.50 2996573.40 3123938.80 Pengadaan Listrik dan Gas 47599 50700.60 51794.60 58012.80 Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 30712 31963.40 32797.80 33357.30 Kotruksi 1600097.50 1674189 1722508.10 1783818.90 Perdagangan Besar dan Eceran ; Reperasi Mobil dan Sepeda Moto 1407238.60 1480894.40 1569644.40 1656673.70 Transportasi dan Pergudangan 815841.30 838086.90 870914.50 895462.90 Penyedian Akomodasi dan Makan Minum 2329365.40 2444064.80 2589749.80 2740135.50 Informasi dan Komunikasi 2779291.40 2898953.30 3035921.60 3289050.10 Jasa Keuangan dan Asuransi 1196258.90 1273749.80 1374111.30 1556289.80 Real Estate 1848546.30 1972048.80 20 2167878.70 Jasa Perusahaan   245485.70 259521 278211.90 285922.70  Administrasi Pemerintahan,       Pertahanan dan Jaminan Sosila Wajib 1813729.30 1927.048.80 2139889.80 2139889.80 Jasa Pendidikan 1960166.20 2.088.605.80 2235519.70 2313155.30  Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 766.206.60 818.611.50 879118.70 920126.80 R,S,T,U. Jasa Lainnya 557127.40 581682.50 623162.30 655987.20 Produk Domestik Regional Bruto 20239557.70 21307763.60 22393041.50 23538101.80 Produk Domestik Regioanal Bruto Tanpa       Migas 20239557.70 21307763.60 22393014.50 23538101.80   Tabel Laju Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kota Yogyakarta (persen), 2013−2016   Lapangan Usaha 2013 2014 2015 2016 Pertanian,Kehutanan, dan Perikanan 1,09 1,01 0,89 0,90 Pertambangan dan Panggilan 0,23 1,31 0,14 0,58 Industri Pengolahan 6,95 4,62 1,79 4,25 Pengadaan Listrik dan Gas 5,46 6,52 2,16 12,01 Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 1,81 4,07 2,61 2,22 Kotruksi 4,82 4,63 2,89 3,86 Perdagangan Besar dan Eceran ; Reperasi Mobil dan Sepeda Moto 6,11 5,23 5,99 5,54 Transportasi dan Pergudangan 3,88 2,73 3,92 2,82 Penyedian Akomodasi dan Makan Minum 6,28 5,33 5,96 5,81 Informasi dan Komunikasi 4,70 4,31 4,72 8,04 Jasa Keuangan dan Asuransi 10,99 6,48 7,88 5,25 Real Estate 3,70 6,68 5,20 4,50 Jasa Perusahaan   3,02 5,72 7,20 2,77 Administrasi Pemerintahan,       Pertahanan dan Jaminan Sosila Wajib 4,86 5,54 5,60 5,86 Jasa Pendidikan 3,75 6,55 7,03 3,47 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 6,26 6,84 7,39 3,47 Jasa Lainnya 4,81 4,41 7,13 5,27 Produk Domestik Regional Bruto 5,47 5,28 5,09 5,11   Sumber: Kota Yogyakarta Dalam Angka 2017, BPS Kota Yogyakarta   Keterangan: **angka sangat-sangat sementara         
ASET PEMERINTAHAN
Sabtu 14/10/2017 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
ASET PEMERINTAHAN
Gambaran Umum XT-Square XT-Square merupakan kawasan yang  dibangun dengan konsep terpadu yang ditawarkan kepada masyarakat dalam satu paket pusat wisata belanja, yakni what to see, what to eat, dan what  to buy. Didesain sebagai ruang publik dengan konsep citywalk,  didukung dengan area kuliner serta area pertunjukan seni semakin menunjang aktifitas wisata belanja yang nyaman dan menyenangkan, XT-Square dibangun untuk kepuasan pengunjung. Lokasi XT-Square adalah eks. Terminal di Umbulharjo Kota Yogyakarta, sebuat simpul strategis di selatan Kota Yogyakarta yang menghubungkan kawasan-kawasan tujuan wisata dan pariwisata. Konstruksi dijadwalkan selesai pada Mei 2011 Aset ini nantinya akan dikelola oleh BUMD khusus. Raperda pendirian BUMD ini telah selesai dibahas oleh DPRD Kota Yogyakarta dan sedang dalam proses evaluasi di tingkat Provinsi DIY. XT Square terdiri atas 3 zona utama, yaitu zona kerajinan (1 & 2), zona nusantara dan zona kuliner. XT Square mewadahi produk kerajinan lokal pada zona kerajinan dan kerajinan nusantara pada zona nusantara. ZONA KERAJINAN ZONA KERAJINAN adalah wahana representasi seni kerajinan dari Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. Zona Kerajinan meliputi 264 kios terwadahi dalam bangunan yang dirancang secara unik sebagai wajah kawasan XT-Square. Bangunan terdiri atas dua unit yaitu unit Kerajinan - 1 yang mewadahi 200 kios , dan unit Kerajinan -2 yang mewadahi 64 kios. ZONA NUSANTARA ZONA NUSANTARA adalah wahana representasi dari seni kerajinan dari seluruh nusantara. Zona ini terdiri dari 20 buah kios toko dengan fasilitas premium. Produk kerajinan ini berasal dari binaan pemerintah daerah-pemerintah daerah yang berkualitas unggul sehingga memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri. Pada zona ini juga dilengkapi dengan area atrium dengan luas 16 x 25 m yang selain sebagai ruang pameran/expo juga sebagai tempat demo pembuatan kerajinan. Pengunjung XT Square dari semua kalangan diharapkan dapat mendapatkan hasil seni kerajinan nusantara dengan nyaman dan buka hingga malam hari. ZONA KULINER Zona kuliner merupakan daya tarik kawasan XT-Square. Zona ini meliputi 13 food stall berukuran standar maupun besar, dining area yang mampu menampung hingga 350 orang serta panggung pertunjukan yang memberikan wahana ekspresi seni bagi seniman Yogyakarta maupun nasional. Bangunan zona kuliner dirancang untuk menjadi ikon kawasan.   POLA PENGELOLAAN XT Square akan dikelola oleh Perusahaan Daerah pengelolaan properti milik Kota Yogyakarta sehingga manajemen yang diterapkan adalah profesional, efektif, efisien dan profit oriented. Penggunaan ruang-ruang usaha di XT-Square bersifat sewa dengan besaran sesuai dengan fasilitas dan besaran ruang.