Rabu 24/06/2026 00:00 WIB |
oleh
RS Jogja
Simulasi Table Top Exercise Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana RSUD Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA – RSUD Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Peran dan Kesiapsiagaan Civitas Hospitalia dalam Penanganan Bencana “Simulasi Table Top Exercise Kebencanaan” di Aula Utama pada Rabu (24/6) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan unit kerja ini dibuka oleh Direktur RSUD Kota Yogyakarta, dr. Ariyudi Yunita, MMR. Dalam sambutannya, Direktur RSUD Kota Yogyakarta menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur rumah sakit untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal meskipun dalam kondisi darurat atau bencana. Pada sesi pertama, Lilla Eryani, SE,. MPH menyampaikan materi “Hospital Disaster Plan (HDP)”. Ia menjelaskan bahwa HDP merupakan pedoman rumah sakit dalam menghadapi bencana yang mencakup sistem komando, komunikasi, manajemen sumber daya, pengelolaan logistik, hingga pembagian peran dan tanggung jawab setiap unit. Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada koordinasi dan pemahaman seluruh unit terhadap tugas masing-masing. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh dr. Abdul Latief, M.A.R.S.. Untuk meningkatkan partisipasi peserta, diskusi dikemas secara interaktif melalui kuis yang menguji pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Sebagai bagian dari simulasi, peserta diberikan skenario kejadian bencana dan dengan metode table top exercise, setiap unit diminta menuliskan langkah-langkah yang harus dilakukan sesuai fungsi dan kewenangannya dalam menghadapi situasi tersebut. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarunit, serta memastikan seluruh pegawai memahami perannya dalam implementasi Hospital Disaster Plan. Dengan pelatihan ini, RSUD Kota Yogyakarta diharapkan akan semakin siap dalam menghadapi berbagai macam kondisi bahkan pada situasi darurat bencana untuk tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat.