PS Brawijoyo Juara Walikota Cup 2018
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
PS Brawijoyo Juara Walikota Cup 2018
Persatuan Sepak bola (PS) Brawijoyo berhasil keluar sebagai juara pertama dalam turnamen sepak bola antar klub Kota Yogyakata setelah menekuk kesebelasan POP binaan Polresta Yogyakarta dengan skor 1-0 (2). Final yang sempat ditunda akhirnya digelar di Lapangan Sepakbola Minggiran Mantrjeron Yogyakarta. Dengan demikian PS Brawijoyo berhak memboyong piala tetap dan piala bergilir Walikota Yogyakarta, medali dan uang pembinaan sebesar Rp. 8 juta. Piala dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti, Jumat, (02/03/2018) sore. Runner up diraih POP Kapolresta Yogyakarta mendapatkan medali , thropy dan uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta dan Juara III diraih PS. UNY B mendapat medali, thropy dan uang pembinaan Rp. 3.5 juta dan juara IV diraih oleh PS. Gama mendapat Rp. Thropy dan uang pembinaan Rp. 2 juta. Selain itu, pemain terbaik jatuh ke tangan Muhmmad Irfan Hanif dari PS. Brawijoyo dan top score diraih Lutfi Noval dari UNY B dengan 13 gol. Pemain terbaik dan top score masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 2,5 juta. Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti mengatakan turnamen sepak bola Walikota Cup merupakan ajang pencarian sekaligus untuk ajang silaturahmi. Haryadi menambahkan bahwa dalam dunia olahraga biasa dikenal dengan tiga hal yakni menjunjung tinggi silaturahmi, sportivitas dan fair play. Walikota mengajak semua pemain dan oficial untuk meningkatkan kualitas dengan berlatih yang baik. "Karena di dalam sepak bola ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian yakni kuatkan mental, kuatkan fisik dan kuatkan teknik. Kalau tiga hal ini terpenuhi, insya"Allah hasil terbaik akan diraih," ujar Walikota. Dikatakan turnamen itu juga akan mencari bibit terbaik untuk PSIM Yogyakarta. Tidak lupa walikota mengucap selamat kepada PS Brawijoyo yang keluar sebagai pemenang. Sekaligus memotivasi klub yang belum juara untuk terus berlatih keras untuk meraih juara di turnamen Walikota Cup 2019 nanti.(@mix)
Pra Raker Komwil III Apeksi, Walikota Optimis Pergerakan Ekonomi Masyarakat Akan Semakin Baik
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Pra Raker Komwil III Apeksi, Walikota Optimis Pergerakan Ekonomi Masyarakat Akan Semakin Baik
Pra Rapat Kerja Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Raker Komwil III APEKSI) diikuti 25 kota se Jawa. Kegiatan tersebut di selenggarakan di ruang Bima Komplek Balaikota Yogyakarta Kamis (1/3). Dalam Pra Raker tersebut, Selain membahas agenda Raker yang akan dilaksanakan di Kota Tasikmalaya pada bulan April mendatang, juga dijadikan ajang promosi wisata untuk Kota Yogya. Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan jika Pra Raker ini sangat penting di gelar, karena menurutnya tanpa kerjasama antar daerah, kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia mungkin tidak akan berjalan lama. "Melalui kerjasama antar daerah, aspirasi daerah dapat diperjuangkan bersama dalam proses perumusan kebijakan di tingkat nasional, Ego-daerah yang belum sepenuhnya berpihak pada masyarakat dalam pelayanan publik dan pembangunan ekonomi dapat diminimalisir" katanya di sela-sela sambutan. Ia menjelaskan jika Apeksi adalah wadah yang dibentuk oleh Pemerintah Kota yang bertujuan untuk membantu anggotanya mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerjasama antar-Pemerintah Daerah. "Apeksi mempunyai peran yang sangat strategis dalam pelaksanaan otonomi daerah. Melalui Apeksi kerjasama antar kota bisa ditingkatkan sehingga otonomi daerah tidak sekedar slogan tanpa makna" katanya. Terbangunnya koordinasi dan kerjasama antar daerah Komwil III Apeksi, Walikota optimis, pergerakan ekonomi masyarakat akan lebih baik. Sebab, semakin banyak potensi-potensi yang bisa dikembangkan. Begitu juga dengan permasalahan. Misalnya, soal pasar, banyak kota yang memiliki permasalahan sama soal pasar. Dari mereka kita dapat belajar penyelesaiannya atau sebaliknya, mereka bisa belajar dari cara kita menyelesaikannya, ujarnya. Dengan adanya Apeksi Ia berharap dapat meningkatkan sinergi antara kebijakan yang ingin diambil oleh pemerintah daerah maupun pusat, sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat di era otonomi daerah. (Han)
Wakil Walikota Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaaan
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Wakil Walikota Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaaan
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menekankan pentingnya memahami dan menghayati wawasan kebangsaan, utamanya bagi para generasi penerus bangsa. Hal tersebut dinilai penting untuk membentengi masyarakat dari serbuan budaya asing di era globalisasi sekarang ini. "Generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa dan cikal bakal perjuangan bangsa harus diperkuat mental dan moralnya, sehingga tumbuh menjadi seorang yang berjiwa nasionalisme" katanya saat memberikan pengarahan wawasan kebangsaan di ruang Bima, Rabu (28/2). Menurutnya pembekalan wawasan kebangsaan dapat dimulai pada Pendidikan Anak Usia Dini. Usia 0 sampai 6 tahun adalah usia emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Usia tersebut adalah usia yang tepat dalam membentuk karakter anak nantinya. "Oleh karena itu pembelajaran yang baik sangat diperlukan pada usia tersebut. Pasalnya pembelajaran yang di dapat sejak kecil akan melekat terus dan terbawa sampai dewasa" ujarnya. Ia menilai penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam wawasan kebangsaan saat ini belum mampu menjaga jati diri, karakter, moral dan kemampuan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai permasalahan nasional serta tantangan dunia global. itu menjelaskan, bahwa tidak sedikit di antara para generasi muda yang justru lebih membanggakan negara lain ketimbang negaranya sendiri, yang menurut pandangan mereka lebih baik dan modern. "Semua itu disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya yakni gencarnya serbuan budaya asing di era globalisasi, dimana intraksi setiap manusia sudah tidak lagi dibatasi oleh sekat sebuah negara. Kecanggihan teknologi membuat setiap orang bisa berkomunikasi dengan siapa saja," ujarnya. Apabila hal ini terus dibiarkan, lanjutnya, lambat laun wawasan kebangsaan akan terkikis dan hilang dari diri para generasi muda. Untuk itu, penting menanamkan wawasan kebangsaan terhadap mereka agar merasa bangga atas Tanah Air, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Para pemuda harus mampu memberikan kontribusi terhadap proses pembangunan, transmisi dan kritik gagasan.Kita berharap para generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa mampu memahami dan menerapkan konsep wawasan kebangsaan bagi kemajuan masyarakat bangsa dan negara," tandasnya. (Han)
450 Pengurus TPA Terima Bantuan Baznas
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
450 Pengurus TPA Terima Bantuan Baznas
Sebanyak 450 direktur TKA dan TPA se-Kota Yogyakarta menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Kota Yogyakarta, selasa (27/2). Total dana yang dicairkan pada periode ini mencapai angka Rp.225 juta, tiap direktur pun mendapatkan jatah Rp.500,000. "Masing-masing direktur akan mendapatkan bantuan sebesar Rp.500,000 Semoga dana tersebut bisa sedikit membantu para penerima," ucap Wakil Ketua Pelaksana Baznas Kota Yogyakarta, Misbachruddin saat temu silaturahmi direktur TPA/TKA dan Madin se-Kota Yogyakarta di Masjid Diponegoro Balaikota. Total Dana yang dikeluarkan Baznas pada program jogja takwa berkisar pada angka Rp.1.219.680.000 jariyah santri TKA/TPA untuk jumlah santri 6.776. Sementara jariyah santri madin mencapai Rp.56.700.000 untuk 315 santri. Ia mengungkapkan jumlah penerima bantuan periode ini mengalami peningkatan, sebelumnya bantuan hanya menyasar 380 TPA. "Jumlahnya tentu akan menyesuaikan jumlah TPA yang ada," jelasnya. Selain mencairkan bantuan untuk para direktur TPA, Baznas juga membagikan kartu jogja sehat kepada 100 penerima. "Kartu Jogja Sehat ini nantinya bisa digunakan untuk membeli obat di Apotek 3P yang ada di Jalan Tamansiswa Yogyakarta," jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, para direktur juga dibekali dengan edukasi ZIS (Zakat, Infaq dan Shadaqoh). Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutannya yang dibacakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengajak para direktur TPA untuk terus mencetak generasi muda islam yang tangguh. "Dalam berlaga di medan globalisasi, generasi penerus bangsa tidaklah cukup apabila cakap secara akademik saja melainkan harus cakap pula dalam ilmu agamanya," ucapnya. Ia menandaskan, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh oleh semua komponen masyarakat untuk membentengi anak terhadap budaya-budaya baru yang semakin jauh dari nilai-nilai ke-Islam-an. Oleh karena itu pendidikan moral berbasis Al-Qur"an mutlak diperlukan untuk mengawal pendidikan anak Indonesia. Ia mengingatkan para Direktur dan Perwakilan TKA/TPA se-Kota Yogyakarta untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya sehingga ke depan dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga TKA dan TPA. (Tam)
Pemkot Jogja Sudah 100 Persen   Salurkan Modal Kepada  Bank Jogja, Walikota : Untuk Penguatan UMKM
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Pemkot Jogja Sudah 100 Persen Salurkan Modal Kepada Bank Jogja, Walikota : Untuk Penguatan UMKM
Pemerintah Kota Yogyakarta di tahun 2018 kembali menyertakan modal kepada Bank PD. BPR Bank Jogja. Sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Yogyakarta Kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemkot Yogyakarta pada tahun 2018 ini harus memenuhi penyertaan modalnya kepada PD. BPR Bank Jogja sebesar Rp1.092.993.721,45. Dengan penambahan ini berarti Pemkot Yogyakarta telah 100 persen memenuhi penyertaan modal dasar kepada PD BPR Bank Jogja sebesar Rp.100 miliyar. Walikota Yogyakarta, H. Haryadi Suyuti yang ditemui usai penandatangan Berita Acara MOU di Ruang Nakula, Selasa, (27/02) mengatakan dengan telah terpenuhinya modal dasar PD. BPR Bank Jogja diharapkan dapat memberi manfaat bagi pengembangan dan penguatan perekonomian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta. "Saya berharap PD BPR Bank Jogja dapat terus mengembangkan perekonomian UMKM serta Koperasi di wilayah Kota Yogyakarta sehingga pencapaian penyaluran kredit kepada UMKM dan Koperasi dapat mencapai target yang diharapkan," ujar Walikota. Haryadi juga berharap, PD BPR Bank Jogja dapat terus mengembangkan diri menghadapi perubahan dan dinamika perekonomian serta persaingan yang semakin ketat, di era yang menuntut perubahan secara cepat dengan memberikan kualitas maupun kuantitas layanan yang semakin mudah, murah sehingga memuaskan masyarakat. Ditambahkan, sektor riil merupakan sektor produksi yang menghasilkan produk barang maupun jasa, secara langsung akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat di suatu wilayah. Seluruh komponen masyarakat yang terlibat dalam kegiatan perekonomian, khususnya pelaku kegiatan produksi, memerlukan peran aktif industri jasa keuangan, yaitu jasa perbankan, karena industri perbankan akan memberikan kontribusi positip berupa jasa pembiayaan (kredit) terhadap kegiatan-kegiatan produktif masyarakat. Sementara itu, Direktur Utama PD BPR Bank Jogja Kosim Junaedi menambahkan seluruh modal Ro. 100 miliyar yang disertakan oleh Pemkot Yogyakarta kepada Bank yang dipimpinnya aka dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan sektor UMKM. "Modal Rp. 100 milyar itu akan dikembalikan untuk kredit UMKM," ujarnya. Kosim mengatakan hingga akhir Desember 2017 total kredit yang digelontorkan utuk UMKM telah mencapat Rp. 74 milyar. Jumlah ini akan digenapkan hingga Rp. 100 milyar di akhir tahun 2018 ini. Sejalan dengan Walikota, Ketua DPRD Sujanarko yang hadir pada penandatangan Berita Acara MOU penyertaan modal itu berharap penyertaan modal dari Pemkot yang jumlahnya sudah mencapai 100 persen itu dapat memberi manfaat bagi pengembangan dan penguatan serta penambahan kredit produktif bagi pelaku UMKM. "Apalagi Pemkot Jogja membuat terobosan baru dengan membeli jamuan makan dan minum rapat kedinasan, yang jumlahnya kurang lebih Rp. 38 miliyar dengan membeli dari pelaku usaha kuliner di wilayah. Ini akan sangat bagus," tambah Kokok panggilan akrab Sujanarko. Baik Walikota , Ketua DPRD Kota dan Dirut PD BPR Bank Jogja sepakat bahwa modal yang disertakan itu dimanfaatkan untuk menggenjot industri kreatif dan penguatan UMKM. (@mix)
Berantas Tuberkulosis, Pemkot Luncurkan Rencana Aksi Daerah
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Berantas Tuberkulosis, Pemkot Luncurkan Rencana Aksi Daerah
Demi meningkatkan angka cakupan penemuan kasus Tuberkulosis alias TB dan angka kesembuhan, dan bermuara terhadap menurunnya angka kesakitan sekaligus angka kematian akibat Tuberkulosis, Walikota Yogyakarta Meluncurkan Peraturan Walikota Nomor 102 Tahun 2017 Tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2017-2021. "Kami berharap Rencana Aksi Daerah ini mampu menggerakkan kesadaran masyarakat secara penuh melakukan aksi nyata," ucap Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Titik Sulastri saat Peluncuran Perwal Penaggulangan Tuberkulosis di Ruang Yudistira Balaikota Yogyakarta, rabu (28/2). Ia mengingatkan, penanggulangan TB menjadi tanggung jawab semua pihak, Ia berharap RAD Penanggulangan Tubercolosis menjadi dasar sekaligus pedoman perangkat daerah dan aparatur pemerintah daerah serta kelompok masyarakat di Kota Yogyakarta dalam melaksanakan upaya Penanggulangan TB. "Di Kota Yogyakarta penanggulangan TB paru menjadi prioritas kedua setelah Demam Berdarah Dengue (DBD)," paparnya. Namun, sambungnya, berbeda dengan Demam Berdarah, dalam kasus Tuberculosis penderita seakan enggan melaporkan karena masih adanya stigma buruk dalam masyarakat dalam memandang penderita TB. "Sehingga masih ada label tersendiri di masyarakat mengenai penderita TB, yang hal ini menyebabkan penderita enggan melapor sehingga penanggulangan akan semakin sulit," ungkapnya. Walikota mengharapkan Kasus TB yang ditemukan harus linier dengan yang sembuh sehingga semakin banyak kasus yang ditemukan, akan semakin banyak pula kasus yang bisa disembuhkan. "Perlu adanya sinergi antara Pemerintah melalui Puskesmas maupun Rumah Sakit dengan stakeholder, termasuk masyarakat sebagai komponen utama dalam pencegahan," imbuhnya. Untuk itulah Walikota meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap tingginya temuan kasus TB. "Jangan pernah takut dengan temuan tinggi karena ini artinya tindakan pengobatan bisa segera dilakukan," tandasnya. Berdasarakan data yang dikantongi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta jumlah pasien TB dan yang dilaporkan pada 2016 ditemukan 1003 kasus TB, 594 diantaranya berdomisili di Yogyakarta. Dan pada 2017 ditemukan 665 kasus TB, 430 diantaranya berdomisili di Yogyakarta. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Fita Yulia Kisworini menjelaskan, dari jumlah kasus tersebut maka tampak sekitar separuh (53%-65%) merupakan pasien yang berdomisili di wilayah Kota. Sementara sisanya berasal dari kabupaten sekitar Kota. "Demikian pula kasus yang dilaporkan hampir semuanya adalah kasus baru (94%), sementara sisanya adalah pasien yang melakukan pengobatan ulang," imbuhnya. Sementara itu estimasi kasus baru TB di Kota Yogyakarta pada 2017 diperkirakan sekitar 1.381 kasus dan pada tahun 2018 diperkirakan sekitar 1340 kasus. Secara natural, insiden TB mengalami penurunan hingga 2020 yakni sekitar 1196 kasus. (Tam)
Pesta Demokrasi Ala Warga Rukun Tetangga 30 Kelurahan Patehan
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Pesta Demokrasi Ala Warga Rukun Tetangga 30 Kelurahan Patehan
Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) dari 60 KK yang diundang ikut mengambil bagian dalam proses pemilihan ketua RT. 30/ RW.08 kelurahan Patehan kecamatan Kraton untuk masa bhakti 2018-2021. Melalui sistem voting akhirnya Winarno terpilih menjadi ketua menyisihkan 9 kandidat lainnya. Pria yang sehari hari bekerja di Taman Pintar Yogyakarta itu mendapatkan 13 suara mengungguli kandidat inkamben Wahyudin yang mendapat 12 suara atau hanya selisih satu suara. Suasana pemilihan ketua dan pengurus RT. 30 berjalan cukup demokratis dan lancar meskipun diwarnai dengan hujan interupsi, protes, usul dan saran dari warga yang mempunyai hak suara. Protes merekapun tidak jauh dari perihal tata tertib dan mekanisme pemberian suara. Meskipun hujan protes dan debat kusir terjadi suasana kekeluargaan sangat terasa, lantaran hujan protes dibugkusi dengan "joke" (gurauan) segar. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan dan pengesahan daftar hadir peserta pemilih oleh Ketua panitia pemilihan, Harjoko Sugiyantoro, dan dilanjut dengan pembacaan tata tertib pemilihan. Rapat umum pemilihan juga memberi kesempatan Ketua RT. 30 membacakan laporan singkat pertanggungjawaban keuangan dan adminsistrasi selama tiga tahun ke belakang masa jabatannya. Setelah itu dilakukan pemilihan tahap pertama yakni penjaringan kandidat yang hasilnya terdapat 10 kandidat, satu diantaranya inkamben. Kesepuluh kandidat diberi waktu 2 menit untuk menyampaikan visi dan misinya. Namun yang terjadi hanyalah pidato tentang kekurangan dirinya masing masing, dengan harapan warga tidak memilih dirinya. Ada yang beralasan terlalu sibuk dengan pekerjaannya sekarang ini. Ada yang berdalih sudah sibuk dengan pekerjaan yang lebih besar menyangkut hajat hidup orang banyak dan keluarga. Ada pula yang beralasan sudah terlalu tua dan masih banyak lainnya. Pengumbaran kelemahan masing-masing kandidat menjadi bahan candaan warga lain dan menjadikan ruangan penuh gelak tawa dan cair. Setelah pemaparan visi dan misi calon ketua RT, proses pemilihan berlanjut ke tahap kedua yakni memilih ketua definitif dengan melakukan voting. Akhirnya Winarno mengumpulkan suara terbanyak , menyingkirkan 9 kandidat lainnya. Winarno akan menjalankan tugasnya selama tiga tahun terhitung mulai tahun 2018 hingga 2021. Dalam sambutan singkatnya ketua RT. 30 terpilih Winarno meminta dukungan warga masyarakat RT. 30/RW. 08 Kelurahan Patehan Kecamatan Kraton Yogyakarta dalam mengemban tugas sebagai kepala pelayan masyarakat di wilayahnya. " Saya tahu jabatan sebagai ketua RT itu berat dan selalu dihindari oleh banyak orang. Maka saya mohon dukunga semuanya," ujar Winarno. Warga RT. 30/RW.08 bersepakat akan mendungkung penuh apa yang menjadi program kerja ketua RT.30 terpilih, demi terwujudnya masyarakat yang aman, nyaman dan sejahtera di wilayah mereka. (@mix)
Kukuhkan Kota Batik Dunia, Yogyakarta Pamerkan Batik Legendaris Keraton
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Kukuhkan Kota Batik Dunia, Yogyakarta Pamerkan Batik Legendaris Keraton
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Taman Pintar menggelar pameran batik bertajuk "Cerita Di Balik Goresan Canting", senin (26/2). Selain untuk memperingati Hadeging Nagari Ngayogyakarta atau terbentuknya Yogyakarta ke 271 sekaligus sebagai ajang untuk mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia. Acara yang digelar sejak hari ini (26/2) hingga minggu (4/3) di Dome Area, Gedung OvaI Taman Pintar Yogyakarta ini menampilkan batik legendaris koleksi Keraton Yogyakarta dan Pura Pakualaman. Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menuturkan, selain sebagai ajang mengenalkan kepada masyarakat tentang filosofi, makna dan cerita dibalik pembuatan batik. Pameran batik ini juga sekaligus memperkuat kegiatan rutin kamis pahing di Yogyakarta. "Kamis pahing kita wajib menggunakan batik, mulai dari pelajar hingga pegawai Pemerintah. Ini sebagai upaya untuk mempertahankan Yogyakarta sebagai salah satu Kota Batik," ucap Haryadi saat membuka pameran batik di Taman Pintar pagi ini. Ia kembali menegaskan, sejak tahun 2014 Yogyakarta telah dinobatkan sebagai Kota Batik Dunia oleh World Crafts Council (WCC). "Sekaligus, lebih mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia dan batik sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia," imbuhnya. Pada kesempatan yang sama, Putri bungsu Raja Keraton Yogyakarta Sultan HB X, Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Keraton Yogya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan, yang dipamerkan antara lain koleksi batik tertua yang dimiliki keraton seperti batik Parang dan Kawung. "Dua motif ini sudah diciptakan sejak era Sultan Agung, dan total ada 14 batik dari Keraton dan 12 batik koleksi Pura Pakualaman yang dipamerkan pada event ini," jelasnya. Lebih jauh, Ia menjelaskan, salah satu batik legendaris dari keraton adalah ceplok ratu ratih yang memiliki filosofi dalam cerita pewayangan dewi ratih sri bathara akamjaya disimbolkan sebagai seorang dewi cantik jelita lambang keabadian cinta. "Selain itu juga ada batik motif dodot sepanjang 10 meter yang saya gunakan pada saat melangsungkan pernikahan," ucapnya saat mengenalkan sejumlah koleksi batik Keraton di Dome Area, Gedung OvaI Taman Pintar Yogyakarta. Sedangkan dari Puro Pakualam membawa koleksi batik buatan permaisuri Paku Alam X yang selama ini dibuat bersumber dari naskah-naskah kuno Puro Pakualaman. Seperti motif Asta Brata, Wilaya Kusuma Jana, dan batik motif Sestradi. "Banyak masyarakat yang tahu batik, tetapi tidak banyak yang mengetahui filosofinya. Melalui pameran ini kami berharap masyarakat mengetahui filosofi setiap batik sehingga motof batik tidak disalah gunakan," tandasnya. (Tam)
Resmi Dibuka, Grha Suara Muhammadiyah Siap Beroperasi
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Resmi Dibuka, Grha Suara Muhammadiyah Siap Beroperasi
Graha Suara Muhammadiyah di jalan KH. Ahmad Yani 107 Yogyakarta diresmikan oleh Pemimpin Redaksi Suara Muhammadiyah sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada minggu (25/2). Peresmian Grha Suara Muhammadiyah itu dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri, didampingi Pemimpin Umum Suara Muhammadiyah Syafii Maarif dan Direktur Utama PT Suara Muhammadiyah Deni Asy-ari. Dalam sambutannya Menteri Kominfo Rudiantara ikut mengucapan selamat kepada suara muhammadiyah karena pada Hari Pers Nasional yang dihadiri oleh Presiden Jokowidodo di Kota Padang Sumatra Utara, Suara Muhammadiyah mendapatkan penghargaan. "setidaknya dunia pers sudah mengenal siapa itu suara muhammadiyah yang sudah berusia 103 tahun, tapi bukan usianya, yang lebih penting apa yang akan suara muhammadiyah lakukan kedepannya bahwa suara muhammadiyah menjadi suatu rujukan berita, jadi kalau masyarakat ingin tahu bahwa itu hoax atau tidak saya berharapnya mereke mengeceknya di suara muhammadiyah" katanya. Sementara itu Pemimpin Redaksi Suara Muhammadiyah sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan Suara Muhammadiyah memiliki prestasi yaitu salah satunya dengan Kemenangan Rekor Muri yang dianugrahkan media terlama berkesinambungan dan satu-satunya media serikat dewan pers nasional tertua di tanah air. "generasi sekarang harus memberikan karya lebih, dibuktikan dalam media suara muhammadiyah dalam manajemennya sudah 3 tahun ini bertahan, dan mampu mengubah peran baru satu persatu muhammadiyah mencapai yang diinginkan salah satunya menerima penghargaan rekor muri yang dianugrahkan sebagai media terlama berkesinambungan" katanya. Peresmian ini sekaligus dimulainya pembangunan pusat-pusat unggulan yang dimiliki PP Muhammadiyah. Secara simbolik, peresmian dilakukan dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Pemimpin Redaksi, Haedar Nashir. Berdirinya Grha Suara Muhammadiyah di simbolkan dengan pengguntingan pita dan pelepasan 103 balon sesuai dengan usia suara muhammadiyah yaitu menginjak 103 tahun. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menambahkan bahwa Suara Muhammadiyah adalah bagian bersejarah karena menjadi tombak majalah tertua di Indonesia. "suara muhammadiyah merupakan tombak majalah tertua di indonesia yang sudah sejak abad kedua yaitu sebagai media syiar agama islam terlama. Tantangannya di tengah era media digital seperti saat ini semoga media tetap stak dan kami yakin bisa memberikan informasi dan pemikiran yang luas" katanya.
CINEMA #9 SUKSES PILIH 15 DUTA ANAK KOTA YOGYA
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
CINEMA #9 SUKSES PILIH 15 DUTA ANAK KOTA YOGYA
Children Engaging And Moving In Action (CINEMA) #9 sebagai salah satu kegiatan Forum Anak Kota Yogyakarta (FAKTA) telah dilaksanakan di Graha Kinasih Kaliurang pada tanggal 24-25 Februari 2018. Sebanyak 100 anak menjadi peserta mewakili kelurahan, SMA/SMK dan peyandang disabilitas. Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Anak Kota Yogyakarta. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Anak Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat, SIP. "Alhamdulillah bahwa Cinema sudah berlangsung yang ke sembilan kalinya. Kegiatan ini salah satu program untuk mendukung Kota Yogyakarta sebagai kota layak anak, kota ramah anak dan kampung ramah anak. Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya untuk memenuhi dan melindungi hak-hak. Yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk berpartisipasi dan perlindungan dari bahaya, kekerasan serta bullying", jelas Octo Noor Arafat, SIP. Hari pertama, peserta mendiskusikan tentang permasalahan anak bersama dengan dua orang narasumber. Sesi pertama membahas tentang hak-hak anak yang dipandu langsung oleh Kepala DMPPA, sedangkan sesi kedua anak-anak diajak untuk mengenal diri bersama Indri dari KPAI Kota Yogyakarta. "Di jaman now seperti saat ini yang penuh dengan godaan dan tantangan, anak-anak perlu untuk mengenal dirinya sendiri dengan baik. Tujuannya agar mampu melihat potensi diri dan kemudian mengembangkan sehingga tidak terseret pada kegiatan yang tidak bermanfaat. Anak jaman sekarang harus mempunyai "nilai diri" yang lebih untuk bersaing di era global". Anak-anak harus didorong untuk memiliki cita-cita agar menjadi panduan dalam beraktivitas", terang Indri. Hari kedua peserta diajak untuk outbond di sekitar Graha Kinasih. Berbagai permainan yang membangun kerja sama dan kompetisi sehat seperti memindah karet gelang bersama dan voli bola air menggunakan sarung mampu meramaikan suasana. Puncak acara Cinema#9 adalah sidang untuk memilih duta anak. Peserta di bagi menjadi 5 kelompok masing-masing membahas isu pendidikan, kesehatan, partisipasi perlindungan dan jaringan komunikasi. Berbagai permasalahan anak dipaparkan dan dibahas bersama sampai dengan ditemukan solusinya. Permasalahan yang dibahas antara lain kasus anak yang menjadi korban perceraian orang tuanya, perlunya penambahan RTH yang fasilitasnya bisa diakses oleh anak usia SMA karena selama ini fasilitas RTH hanya menyediakan alat permainan untuk anak kecil, perlunya sarana dan prasarana untul difabel dan lain sebagainya. Diakhir sidang terpilih 15 anak untuk menjadi Duta Anak Kota Yogyakarta Tahun 2015 yang akan bertugas mewakili Kota Yogyakarta di berbagai forum anak. "Kami berharap para duta anak dapat menjadi rekan DMPPA dalam memenuhi dan melindungi hak-hak anak di wilayah. Salah satunya dengan memberikan masukan kepada kami dan menjadi tauladan bagi anak lain untuk mau aktif dan kreatif. Duta anak juga kami harapkan mampu mengharumkan Kota Yogyakarta dengan prestasi masing-masing", harap Fatmah Rosyati Kepala Bidang Perlindungan Anak sekaligus menutup CINEMA#9.
Karnaval  Budaya Tandai Pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Ke-13
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Karnaval Budaya Tandai Pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Ke-13
Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke -13 resmi dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sabtu, (24/02/2018) malam. Ribuan warga Jogja menyaksikan rangkaian acara itu. Pembukaan PBTY ini juga menjadi trending topic dimedia sosial. Gubernur DIY, Sri Sultan HB. X dalam sambutannya mengatakan kegiatan PBTY sejalan dengan visi dan harapan bangsa terhadap persatuan dan kesatuan. PBTY menjadi wujud integrasi sosial demi menuju Indonesia baru yang oebih menyatu dan berkeadilan . Sri Sultan menambahkan budaya adalah ciri suatu bangsa yang diperoleh melalui suatu proses belajar dan interaksi . Proses berudaya adalah proses integratif dalam cara hidup yang bermakna. "Budaya Indonesia sudah diikrarkan pada Sumpah Pemuda sebagai pengukuhan ita cita bersama. Sehingga adapat dikatakan, Bangsa Indonesia telah mengukuhkan pula identitas budaya Tiongoa menjadi salah satu unsur pembentuk bangsa yang dipahat bersama dengan etnis lain yang ada di bumi pertiwi Indonesia," ujar Sultan. Sementara itu, Ketua umum Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta ke-13 , Tri Kirana Muslidatun Haryadi Suyuti melaporkan bahwa rangkaian kegiatan PBTY dimulai pada hari Sabtu, 24 Februari 2018 dan berakhir pada tanggal 02 Maret 2018. Pembukaan PBTY ke-13 ditandai dengan pawai Karnaval budaya dari taman Parkir Abu Bakar Ali menuju Alun Alun Utara Kraton Yogyakarta. Acara pembukaan yang dihadiri oleh banyak tokoh dari pemerintah Pusat dan Daerah serta TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan warga masyarakat itu berjalan cukup meriah. Atraksi yang disuguhkan diantaranya tarian kolosal yang ditarikan oleh 100 penari, pertunjukan Liong, Dramband Gita Dirgantara dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Maskot Shio Anjing, pertunjukan Wushu, tari Edan edanan dan tari Nusantara. Para juara dalam Jogja Dragon Festival juga diberi kesempatan untuk menunjukkan kebolehannya di depan tamu undangan dan penonton PBTY. Selain itu diserahkan pula piala dan uang pembinaan kepada para juara serta Piala Raja kepada pemenang pertama dari Banten. Pembukaan PBTY ke-13 diakhiri dengan pertunjukan Liong Naga Batik yang memiliki panjang 256 meter dan pesta kembang api. Untuk memainkan liong yang berat dan panjang itu panitia harus meminta bantuan 200 personil dari Arhanud Angkatan Udara Yogyakarta dan beberapa personil TNI lainnya. Menurut Tri Kirana rangkaian Pekan Budaya Tionghoa akan dipusatkan di wilayah Ketandan. Selama sepekan, setiap hari akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, kesenian, kuliner, kompetisi tari, dan pameran. Pementasan Wayang China Potehi juga akan menghibur penonton. Ada wahana baru berupa taman lampion juga akan hadir fi PBTY ke-13 ini. Pembukaan dan karnaval Pekan Budaya Tionghoa kali ini mendapat sambutan hangat dari warga masyarakat. Terlihat dari banyaknya warga yang memadati jalur prosesi karnaval dari taman parkir Abu Bakar Ali hingga Alun Alun Utara. Tahun ini panitia membuatkan panggung yang cukup representatif mengelilingi area pementasan , sehingga penonton dapat menikamti rangkaian acara dari awal hingga akhir dengan nyaman. Alhasil, penontonpun tetap berada hingga usai acara meskipun sempat diguyur hujan. (@mix)
Minggu Legi, Warga Karangwaru Reresik Saluran Air Hingga Bongkar PKL
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Minggu Legi, Warga Karangwaru Reresik Saluran Air Hingga Bongkar PKL
Warga Keluruhan Karangwaru Kecamatan Tegalrejo sepakat melakukan reresik alias kerja bhakti membersihkan lingkungan setiap hari minggu legi. Aktivitas warga yang telah berjalan tiga bulan belakangan ini digagas untuk mewujudkan Yogyakarta nyaman tanpa sampah. "Jadi ini merupakan tindak lanjut komitmen Pak Wali dan Wawali terkait dengan reresik wilayah di Yogyakarta. Semua masyarakat melaksanakan kerja bhakti," ucap Lurah Karangwaru, Suhardi saat mengikuti reresik di wilayah Bangirejo pagi ini, minggu (25/2). Ia menjelaskan, reresik di Karangwaru fokus pada beberapa permasalahan yang telah dipetakan sebelumnya. Tidak hanya menyasar sungai, reresik juga dilakukan di sepanjang jalan, perbaikan saluran air hingga pembongkaran lapak PKL. "Yang kita kerjakan ini sesuai dengan problem lingkungan masing-masing, semua kita lakukan bertahap dan hari ini kegiatan kami fokusnya untuk membersihkan saluran air dan pembongkaran lapak di sepanjang jalan Trimargo Kulon ini," urainya. Suhardi juga menuturkan, dengan semangat gandeng gendong diharapkan kegiatan ini mampu melibatkan semua unsur masyarakat. Dengan begitu Ia berharap kampung benar-benar bersih. "Apalagi untuk memperjuangakan dan mempertahankan adipura, bisa kita lakukan dengan kebersamaan dan rasa memiliki serta peduli terhadap wilayah masing-masing," imbuhnya. Terkait dengan pembongkaran lapak PKL hari ini, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Nurwidihartana mengatakan, ini merupakan tindak lanjut komitmen gerakan kampung panca tertib di bangirejo sejak awal punya target menghidupkan kembali saluran air di jalan margo kulon. "Kalau ini tidak difungsikan kembali maka air hujan yang mengalir akan menggenangi sepanjang jalan ini. Dan kebetulan beberapa pedagang kaki lima yang berada di sepanjang jalan ini sepakat dan komitmen membongkar warungnya agar saluaran hujan bisa berfungsi kembali," jelasnya. Dengan melihat potensi di wilayah masing-masing, Ia berharap wilayah lain bisa mencontoh semangat di bangirejo ini. Sehingga gerakan kampung panca tertib benar-benar menjadi solusi di wilayah. "Hingga saat ini total sudah ada lima puluh kampung panca tertib, yang terakhir mendeklarasikan adalah Purwokinanti," imbuhnya. Koordinator Kampung Panca Tertib Bangirejo Sugiarto menurutkan, Pembongkaran PKL ini dilakukan dari inisiatif warga dan yang punya warung. "Intinya adalah perbaikan saluran air dan keberadaan PKL ini juga sedikit berpengaruh dengan kinerja saluran air," jelasnya. Ia menegaskan, pembersihan saluran air ini bagian dari program kampung panca tertib. Selian itu kami juga sudah melakukan penanam pohon sebagai perindang. "Penanaman kita lakukan di sepanjang bangirejo taman dan sepanjang jalan trimargo, sudah ada 27 pohon yang nantinya akan kita tanam," imbuhnya. Ia berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk saling menjaga lingkungan untuk menciptakan kampung bangirejo yang aman dan nyaman huni. (Tam)
Wakil Walikota Bertekad Tingkatkan Prestasi Sekolah Adiwiyata
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Wakil Walikota Bertekad Tingkatkan Prestasi Sekolah Adiwiyata
Kota Yogyakarta pada tahun 2017 berhasil meraih Piala Adipura, untuk mempertahankan prestasi yang membanggakan tersebut Pemkot Yogya terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah meningkatkan dan mengembangkan Sekolah Adiwiyata di tahun 2018. Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan jika program sekolah berwawasan lingkungan/sekolah adiwiyata harus melibatkan seluruh warga sekolah. "Tidak hanya siswa namun guru dan kepala sekolah harus ikut bersinergi dalam mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan. Pasalnya, suasana belajar nyaman dan sehat merupakan hasil akhir dari program sekolah adiwiyata" katanya saat membuka bimtek pengarahan sekolah adiwiyata di ruang Bima komplek Balaikota Yogyakarta, Jumat (23/2). Ia pun mengaku sudah meminta seluruh kepala sekolah untuk mengevaluasi kegiatan dalam menghadapi penilaian program Adipura 2018. Selain evaluasi, katanya, diperlukan rencana strategis agar dapat mempertahankan prestasi sekaligus menularkan prestasi yang diraih kepada sekolah lainnya. Ia menjelaskan melalui evaluasi, dapat diketahui kekurangan, sedangkan melalui strategi bisa disiapkan langkah yang dibutuhkan guna meraih prestasi yang diharapkan. Melalui evaluasi, kekurangan bisa dibenahi dan melalui strategi yang terukur serta matang mampu meraih nilai maksimal sehingga bisa kembali berprestasi, katanya. Menurutnya program adiwiyata juga mempunyai beberapa keuntungan bagi sekolah antara lain menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat, meningkatkan rasa kebersamaan sesama warga sekolah. "Efisiensi dalam pelaksanaan operasional sekolah dengan cara menghemat energi, dan bisa menjadi pembelajaran generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya" ujarnya. Ia menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogya agar tidak pernah lelah mengkampanyekan dan mensosialisaskan lingkungan sekolah yang berkualitas. "Sehingga, bisa dicapai lingkungan yang bagus baik di sekolah maupun di masyarakat" katanya. Ia berpesesan untuk para Kepala Sekolah agar ikut memegang peranan penting dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan, Sebab lanjutnya, Kepala Sekolah mempunyai otoritas untuk memberlakukan aturan yang ramah lingkungan di sekolahnya. "Misal ada warung atau kantin yang di dalam sekolah, Kepala Sekolah bisa melarang pengelolanya untuk jual rokok. Sebab memang merokok biasanya berawal dari masa sekolah" tandasnya. (Han)
Pengelolaan Rusunawa Sebagai Aset Daerah Kota Yogyakarta
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Pengelolaan Rusunawa Sebagai Aset Daerah Kota Yogyakarta
Pemerintah Kota Yogyakarta menyambut kunjungan kerja dari DPRD Kota Bekasi pada Jumat (23/2). Dalam kunjungan DPRD Kota Bekasi membahas tentang pengelolaan Rusunawa di Kota Yogyakarta. Rusunawa merupakan Aset atau barang daerah yang dimana potensi ekonomi dimiliki oleh daerah itu sendiri. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No 3 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah yang menjadi dasar hukum bagi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengatur dan mengelola aset serta barang milik pemerintah daerah. Selaku PT Rusunawa Agus Sularto mengatakan dalam pengembangan daerah, ada dua jenis persediaan sewa rusunama paling lama 3 tahun berdasarkan minat masyarakat. Agus Sularto juga mengungkapkan pembayaran akan segera di upgrade dengan menggunakan sistem pembayaran non tunai. sistem pembayarannya tiap bulan masih menggunakan uang tunai, tetapi pada bulan juni sampai juli sistem pembayaran sudah menggunakan non tunai dengan menyetorkan uang sewa ke bank BPD katanya. Pengelolaan sewa rumah susun sampai sekarang terdapat dua unit yaitu terletak pada Rusunawa di Cokrodirjan terdiri dari 3 lantai dan 72 kamar dan 4 ruang usaha dekat area sungai Code dan Rusunawa GBH (Grha Bina Harapan) di kawasan Juminahan terdiri dari 5 lantai dan 68 kamar dan 7 ruang usaha. Sementara itu mewakili Pemerintah Kota Yogyakarta Staf Ahli Walikota Bidang Umum, Tri Widayanto mengatakan masyarakat diperbolehkan untuk menyewa rumah susun, tetapi tidak lebih dari tiga tahun karena banyaknya permintaan yang ingin menempati sampai adanya waiting list. "Bahwa memang dibangunnya rusunawa ditujukan kepada masyarakat Kota Yogyakarta untuk mempersiapkan memiliki rumah pribadi.Saat ini sewa rusunawa maksimal selama tiga tahun, diharapkan dapat membantu warga untuk memiliki rumah sendiri" katanya. (Hes)
Segera Registrasi Ulang Kartu Prabayar Untuk Hindari Pemblokiran
Senin 00/00/0000 00:00 WIB | oleh Warta
Segera Registrasi Ulang Kartu Prabayar Untuk Hindari Pemblokiran
Jakarta, 21 Februari 2018 - Program Registrasi Ulang Kartu Prabayar Kementerian Komunikasi dan Informatika telah dimulai sejak tanggal 31 Oktober 2017. Program ini merupakan wujud hadirnya negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan, tindak kejahatan, dan pelanggaran hukum dengan menggunakan sarana telepon seluler dan media elektronik lainnya. Registrasi Ulang Kartu Prabayar akan memasuki batas akhir pada 28 Februari 2018. Sampai tanggal 21 Februari 2018 pukul 07.30 WIB sudah 250.892.396 pelanggan yang berhasil registrasi. Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar pelanggan lama segera melakukan registrasi ulang sebelum tanggal 28 Februari 2018 agar menghindari terjadinya penumpukan antrian registrasi. Jika sampai batas akhir pelanggan lama tidak melakukan registrasi akan terkena pemblokiran layanan telekomunikasi secara bertahap. Tahap pertama pemblokiran dilakukan untuk layanan telepon dan SMS keluar, namun pelanggan masih bisa menerima telepon dan SMS masuk serta mengakses internet. Tahap kedua, layanan telepon dan SMS masuk dan keluar diblokir, pelanggan hanya bisa menggunakan layanan internet. Sedangkan untuk tahap akhir layanan telepon dan SMS baik masuk dan keluar serta layanan internet tidak bisa digunakan jika pelanggan belum juga melakukan registrasi ulang. Namun selama masa pemblokiran bertahap, masyarakat tetap dapat melakukan registrasi melalui SMS, website, atau langsung mendatangi gerai operator masing-masing. Layanan khusus SMS registrasi ke 4444 dapat digunakan oleh masyarakat yang ingin melakukan registrasi dengan catatan kartu prabayar masih dalam masa aktif/tenggang. Menghadapi masa akhir Registrasi Ulang Kartu Prabayar, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli kembali menekankan beberapa poin kepada masyarakat pengguna layanan seluler kartu prabayar, yaitu: Pelanggan dan masyarakat diingatkan agar menggunakan data NIK dan Nomor KK secara benar dan berhak. Menggunakan data NIK dan Nomor KK orang lain tanpa hak adalah dilarang dan merupakan pelanggaran hukum. Masyarakat juga diminta tidak melakukan registrasi dengan NIK dan Nomor KK yang di-upload oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di jaringan internet. Bagi pelanggan yang belum melakukan registrasi diharapkan mengikuti format yang benar, dan jika mengalami kendala terkait data kependudukan maka pelanggan diharapkan bisa menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat. Pemerintah menjamin keamanan data pelanggan kartu prabayar, karena operator layanan seluler dilarang membocorkan data pribadi pelanggan. Jika terjadi pelanggaran maka akan dikenakan sanksi hukum. Tak hanya itu, pemerintah juga mewajibkan sertifikasi ISO 27001 kepada operator layanan seluler yang mengatur keamanan informasi dalam pengelolaan data pelanggan. Jadi tunggu apalagi, segera lakukan registrasi ulang kartu prabayar sekarang juga. Mudah, aman, dan tidak berbayar. Biro Humas Kementerian Kominfo