Senin 00/00/0000 00:00 WIB |
Pemkot Ajak Seniman Wujudkan Yogyakarta Ngangeni dan Keren
Pemkot (Pemerintah Kota) Yogyakarta terus melakukan upaya mempercantik Kota Yogyakarta dengan konsep "Jogja ngangeni dan keren". Hal itu disampaikan Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menghadiri Syawalan Seniman Kota Yogyakarta di Pendopo Dinas Kebudayaan Kotagede, rabu (11/7) malam.
"Mari kita jadikan Jogja yg ngangeni, Jogja yg ngangenin pasti hebat. Ngangeni dalam konteks rasa daripada akal," ujar Heroe Poerwadi.
Menurut Heroe seni dan budaya menjadi penyangga utama konsep jogja ngangeni dan keren. Yogyakarta kaya dengan beragam budaya dan kesenian yang masih melekat dan lestari.
"Inilah kekayaan kita, kekayaan yang tidak habis dieksplorasi. Seni budaya Jogja jika dieksplorasi akan semakin tumbuh dan semakin banyak. Jogja tidak pernah kering beda dengan kota lain," tandasnya.
Heroe menekankan semua program Pemkot diupayakan agar Kota Yogyakarta yang kita cintai ini terus tumbuh dan berkembang maju. Semakin menorehkan prestasi dan semakin banyak yang cinta serta kangen dengan Yogya.
Ia juga menyinggung sederet program Pemkot yang telah dikerjakan sebagai bentuk upaya mempercantik Kota Yogyakarta yang ngangeni. "Selain mempercantik Malioboro dan titik nol, kami juga sedang mepercantik pendestrian sepanjang jalan Suroto Kotabaru.
Penataan kawasan pedestrian Jalan Suroto Kotabaru dimulai dari Simpang Empat Gramedia hingga Lapangan Kridosono.
"Upaya ini dilakukan untuk menguatkan citra kawasan cagar budaya Kotabaru," ujarnya.
Selain Kotabaru, Heroe menyebut ada empat kawasan cagar budaya di Yogyakarta yang akan terus dipercantik yakni, Malioboro, Kotagede, Kraton dan Pakualaman.
"Kelima kawasan cagar budaya tersebut akan terus kami tata agar lebih indah, baik dan nyaman," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Eko Suryo Maharsono mengaku akan terus melakukan kemitraan dengan para pelaku seni di Kota Yogyakarta.
"Kami selalu menggandeng para seniman untuk mendukung sekaligus ikut membangun budaya Yogyakarta yang gayeng regeng dan langgeng," ucapnya. (TS)